Pages

Sabtu, 07 Agustus 2010

BEREKSPRESI? SIAPA TAKUT?

Haloooo semuaaaaa!!! Assalamu’alaikum untuk yang muslim dan haiiiii untuk yang non muslim. 
Putri kembali dengan tulisan terbaru, setelah sibuk bersurvey ria sambil mencuri sedikit waktu dari rutinitas sekolah, Putri pun akhirnya kembali ke blog dengan penjelasan baru yang rada comel karena memang pastinya ni tulisan gak sempurna. :p
Tapi, setidaknya ada hikmah yang terkandung di dalamnya sehingga bisa memacu kita untuk kembali memperbaiki diri, okay let’s go!!!


Baiklah friends, kali ini Putri akan membahas masalah berekspresi untuk remaja yang benar. Zaman sekarang, berekspresi itu perlu lagee. Dengan memanfaatkan keadaan dan peralatan yang ada, kita bisa mengemukakan pendapat kita, baik secara tertutup (masak berekspresi tertutup???) dan terbuka (jelas!).
Kita berekspresi biasanya untuk menyampaikan ide-ide kita, gagasan mau pun tanggapan sebisa kemampuan kita. Bisa juga dengan cara unjuk gigi mengobarkan semangat di atas panggung atau podium sambil berkoar-koar menyerukan kebenaran. Nah, langsung aja ya...capek nih nulisnya...*dilempar kulit pisang oleh pembaca*


Berekspresi? Apaan tuh?!


Yaw, baiklah saatnya kita memulai dengan mengetahui dahulu apa itu berekspresi??? Masak sih mau bahas sesuatu tapi makna yang akan dibahas gak tahu apa...wew, buntung dunk! Well, berekspresi bisa diartikan unjuk kebolehan mau pun bakat serta semangat. Biasanya orang berekspresi dengan cara memberi pendapat, mengkritik, berceramah di muka umum, menyampaikan kebenaran mau pun berdendang ria unjuk kebolehan vokal kita. Berekspresi bisa kita lakukan lewat media, apa pun itu baik cetak, elektronik dan lain-lain. Bisa juga secara langsung di muka umum seperti contohnya para ustad dan ustazah yang berceramah dengan semangat syahid menyerukan kebenaran di tempat-tempat seperti mesjid. Ada pula para pendemo yang menyerukan hak-hak yang tertindas dan berusaha mencari keadilan dari pemerintah. Ini merupakan kegiatan berekspresi secara langsung dan terbuka. Kalo lewat media cetak yang gimana sih?! Nah, kalo untuk yang satu ini, biasanya nih setahu Putri ya! Orang menyampaikan ekspresinya lewat tulisan, seperti wartawan yang menyampaikan ekspresi dari apa yang ditelitinya lewat tulisan. Lalu, misalnya anak-anak yang menulis puisi dan dimuat di majalah. Ada pula para komponis yang mengekspresikan sesuatu lewat syair mau pun lagu.
Nah, dah tahu kan ya berekspresi itu yang bagaimana? Kalo menurut sepengetahuan Putri sih seperti ini, kalo rada melenceng...sorry ye hehe...:p


Berekspresi boleh-boleh aja


Siapa bilang kita yang masih remaja yang dianggap tukang bikin rusuh gak boleh berekspresi? Orang mana tuh yang bilang, biar Putri kasih tahu! Wkwkwk bercanda ding! Hei, remaja sini dong dengerin penjelasan Putri dulu, mulut udah gak tahan pingin berkoar ria nih, hehe...
Well, mungkin menurut orang-orang yang lebih tua dari kita. Para remaja tuh sama sekali enggak baik. Tukang bikin rusuh, sok tahu, caper, manja, sok hebat...walah, masak sih semua kayak gitu? Putri sih gak setuju juga. Okay, Guys! Kita para remaja juga boleh kok berekspresi. Lihat aja, ada anak SD yang sudah pandai menciptakan sesuatu dan dilombakan dalam ajang kreativitas anak-anak tingkat nasional mau pun internasional, wow! Itu artinya mereka udah berekspresi, menyalurkan bakatnya secara baik. Alhamdulillah! 

Nah, kita juga bisa berekspresi, gak hanya orang dewasa aja. Lihat aja, banyak remaja indonesia yang telah sukses berekspresi seperti para penulis yang giat menulis novel atau tulisan lainnya, para murid SMA yang telah menciptakan obat untuk suatu penyakit dengan hanya memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia, ada Da’i cilik yang dengan mantapnya membius para jama’ah karena ceramahnya yang benar-benar memukau. O yeah, ternyata kita juga bisa berekspresi ria. So, jangan malu-malu untuk menyampaikan pendapat karena itu juga bagian dari ekspresi. Kalo berdiskusi gak usah malu untuk bertanya, memberi tanggapan mau pun masukan. Kita harus menjadi penerus bangsa yang proaktif! Tentunya dalam hal kebaikan. Generasi mudanya oke, Insya Allah kedepan negaranya pun ikut oke juga.


 Hati-hati kebablasan!!!

Nah, ini nih yang kudu diperhatikan secara rinci! Maksudnya apa sih kebablasan? Mau tahu? Bener nih mau tahu? Siap gak mendengarnya? Betul??? Iya gak sih???!!!! *dilempar granat oleh pembaca* Eekkhhh jangan ngelempar geranat!!! Iya deh aku kasih tahu...-_-!
Maksud judul yang satu ini adalah peringatan untuk kita dalam berekspresi. Gak asal siuuuunnngggg ekh kecemplung sumur! Pastinya dalam setiap hal pasti selalu ada batasannya. Termasuk dalam berekspresi. Kita musti benar-benar perhatikan secara rinci setiap peraturan yang ada. Baik secara tertulis mau pun tidak tertulis. Baik dalam segi agama mau pun dalam segi budaya masyarakat. Boleh kok berekspresi, tapi tentunya kita juga musti memperhatikan batasan yang ada. Misal ni untuk yang islam ya...tahu kan penyanyi dangdut yang selalu berjoget ria di atas panggung. Berjoget terus bahkan kadang sampai terlihat seronok dipandangan masyarakat. Menyanyi itu juga bagian dari berekspresi. Siapa bilang menyanyi gak boleh? Boleh kok! Tapi ya gitu deh pasti ada batasannya. Dalam islam gak dibenarkan berjoget di muka umum. Apalagi sampai seronok begitu disertai dengan pakaian yang menyerupai pakaian wanita kafir *pakaian sexy gitu loh!* Jelas dalam islam ini sangat dilarang dan HARAM! *Waw, hati-hati deh kalo mau ngikutin jejaknya sipenyanyi dangdut yang gayanya gak bener!*
Nah, setidaknya dalam berekspresi kita gak melupakan aturan dan norma-norma yang ada serta gak membuang begitu aja syari’at islam ke tong sampah yang bau-nya ngalahin kamar mandi yang gak dibersihin selama ribuan tahun. *hyperbola mode on*
So, mau berekspresi yang gimana nih? Yang bakalan bisa ngasih tiket ke surga atau malah pilih paket pesanan tiket ke neraka? Pilih aja sendiri tapi tanggunglah akibatnya! Jangan lupa dalam berekspresi juga musti tanggung jawab ya galz!!!



Oke, kelihatannya hanya ini yang bisa Putri sampaikan. Gak tahu musti nulis apa lagi. Soalnya survey-nya rada-rada sembrawut gitu, maklum banyak tugas. *pembaca : orang sok penting!*
Akh, memang ane banyak tugas kok! Tugas sekolah, tugas rumah dan lain-lain. Jadinya waktu untuk lebih mengamati keadaan sekitar Cuma secuil jatahnya. Oke lah, Putri malas adu bacot gak penting bisa-bisa mulut ini berbusa, wew! Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat untuk kalian semua!!! Wassalamu’alaikum dan sampai jumpa!









Note : Jangan lupa comment-nya ya teman... :p *dilempar lampu templok*

Kamis, 29 Juli 2010

Menjadi Akhwat Yang Baik

Aku hanyalah seorang Hamba Allah SWT
Seorang yang lemah
Seorang yang fana
Seorang yang tidaklah sempurna

Aku seorang gadis muslim
Yang belum menjadi muslimah yang baik
Aku akhwat yang belum baik di mata manusia
Aku akhwat yang belum baik di mata Allah SWT

Aku sadar akan hal itu
Aku sadar aku bukan ciptaan-Nya yang baik
Aku sadar aku hanya seorang yang terus berlumuran dosa
Aku sadar akan semua tentang diriku

Tapi,hati ini aku tetapkan
Niat ini kujalankan dengan semangat syahid
Di tengah zamannya kebobrokan dunia
Disaat Yaumul Akhir terus menanti
Aku berusaha menjadi akhwat yang baik
Menjadi rahmat bagi semua
Walau sulit tapi pasti
Aku yakin akan bisa meninggikan derajatku sebagai seorang muslimah
Sebagai seorang akhwat
Walau kutahu surga tak pantas untukku
Tapi aku juga takut neraka-Mu
Terimalah niat dan usahaku ini Ya Allah...
Hanya kepada-Mu lah, semua kuserahkan...

Sabtu, 24 Juli 2010

Waspada, Zaman Modern Hai ABG!

Yaaa...Putri come back again! Dah lama gak nulis-nulis lagi, habis selain malas Putri juga sibuk, hehe...kayak yang orang penting aja. Nah, sekarang Putri mau bahas tentang hebohnya zaman modern ABG. Maksudnya gimana sih? Ya, baca aja terus! Maaf, ini Putri tulis di sini agar teman-teman tahu, setidaknya setelah membaca ini, teman-teman bisa sedikit intropeksi diri with me, okay?!


Zaman sekarang, zaman globalisasi yang penuh dengan kecanggihan teknologi dan apa-apa semua serba modern. Ternyata ada suatu fenomena yang bisa bikin orang tua atau pun pemuda-pemudi dan anak-anak yang bersifat bijak dan dewasa geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak? Ternyata, semakin modern-nya zaman, semakin dimanfaatkan oleh yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal-hal yang negatif! Astagfirullah...Salah satunya adalah para ABG yang baru aja dalam masa pendidikan tapi tingkahnya udah bisa bikin otak para Ortu and Guru jungkir balik.

HEBOHNYA TEKNOLOGI


Kecanggihan teknologi telah menghipnotis para ABG sehingga mereka menjadi malas! Malas belajar, malas ngaji, malas salat, bahkan ada loh yang sampai malas makan! Alasannya? Salah satunya, sibuk berkutat dengan hp alias handphone yang sekarang hampir seluruh anak di Indonesia memiliki dan memakainya. Dan hp itu gak dimanfaatin dengan benar oleh mereka. Disaat Guru sibuk menjelaskan pelajaran di depan kelas, dengan hebatnya seorang muridnya sibuk main hp yang disembunyikan di lacinya. Sms-san lah, chatting lah, facebook-an lah, main game, ini itu wah! Benar-benar T-E-R-L-A-L-U! Belum lagi para ABG yang dengan bangganya membuka dan menonton situs porno yang sesungguhnya bukan lah hak mereka! Bahkan gak jarang loh, video porno didownload dari internet and dimasukin ke komputer, laptop or hp mereka agar bisa ditonton kapan aja mereka mau. Parahnya lagi, ada ABG cowok yang dengan seenaknya memperkosa teman ceweknya gara-gara ketagihan sama yang porno-porno! Astagfirullah’alazim...Betul kan, semakin canggih teknologi, semakin banyak korban negatifnya, salah satunya ABG!



ABG AND JUNKFOOD


Oke, selain kecanggihan teknologi yang gak dimanfaatin dengan benar oleh ABG, ternyata masih ada kemodern-an lain yang bikin wajah ABG zaman sekarang berseri-seri. Seperti sekarang, banyaknya restoran cepat saji yang menyediakan makanan-makanan gak sehat alias junkfood. Oke, Putri gak bermaksud untuk menghina semua restoran cepat saji, junkfood itu gak hanya dari restoran cepat saji kok! Putri hanya mengingatkan pada kalian anak indonesia. Banyaknya junkfood yang tersebar luas di tiap pelosok daerah membuat para ABG kian gemar jajan. Apalagi yang digemari adalah jajan makanan gak sehat, ini lah yang membuat tubuh mereka nanti gampang terserang penyakit. Bahkan, kadang mereka gak berpikir bahwa makanan gak sehat akan membuat mereka gak sehat juga. Baginya, yang penting enak and sedaaap...Makanan empat sehat lima sempurna, belakangan aja deh! Padahal, makanan bergizi itu perlu untuk membantu menjaga tubuh mereka dan membuat daya konsentrasi mereka oke. Tapi, ya ternyata budaya makanan barat and makanan-makanan gak sehat yang ada di pinggiran jalan benar-benar tetep menjadi pilihan mereka. Selain menimbulkan penyakit, kebanyakan jajan juga bisa membuat mereka menjadi konsumerisme. Ya Allah, jauhkan lah kami dari hal-hal tersebut.



AWAS, JANGAN TERLALU KONSUMTIF!


Selanjutnya, adalah banyaknya kosmetik yang kian meraja lela. Hmmm...kayaknya ini lebih mengarah ke ABG yang cewek ya. Okelah, zaman sekarang banyak ABG cewek yang menggunakan kosmetik. Belinya yang bisa bikin kulit hitam gosong berubah menjadi putih bak orang jepang agar kelihatan cantik. Pasti pemikiran pertama yang ada di benak ABG cewek yang tersihir oleh kosmetik pasti pemikirannya kayak gini. Andai kulit hitam ini berubah menjadi putih kayak yang ada di iklan-iklan, pasti semakin banyak cowok yang naksir Gue, cieeeee...

Nah, hei kalian para ABG cewek, sebelum beli-beli kosmetik itu mbok ya dipikir dulu. Kulit kita yang emang udah standarnya hitam, ya gak akan bisa putih kalo dikasih kosmetik pemutih, yang ada malah pucat nanti, karena melanin yang ada di kulit kita itu terguras oleh bahan kosmetik tersebut. Nah, kalo dah kayak gitu malah harus hati-hati loh! Kalian tuh harusnya pandai-pandai dalam membeli sesuatu, gak asal sikat gara-gara pikiran udah dikuasai berbagai iklan yang belum tentu benar! Boleh pakai kosmetik kok! Tapi ketahuilah, jika kulit kalian memang hitam or coklat trus kalian mau jadiin putih pakai kosmetik itu dilarang dalam agama islam! Nah, yang muslim nih! Karena, itu artinya merubah ciptaan-Nya. Selain itu, gak jarang loh kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri! Hiii...Ntar kulit kita rusak and penyakitan gimana? Gak mau kan? So, jika ingin pakai kosmetik pakai yang benar-benar aman dan cocok untukmu. Gak usah beli banyak-banyak, hilangi lah sifat konsumtif yang berlebihan itu!



PERGAULAN BEBAS, KACAU DEH!


Pergaulan bebas? Oh, No! Zaman sekarang, gak jarang para ABG baik cowok mau pun cewek yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas atau bahasa inggrisnya free association. Asal bergaul pada siapa aja, gak peduli baik atau buruk, yang penting asyik, rame dan banyak temen! Gak salah sih mencari temen dan bergaul, itu memang perlu kok! Kita hidup di dunia ini pasti mau gak mau harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Manusia gak bisa hidup sendiri, manusia itu juga masuk Homo Socialis, bukan homo yang artinya suka sama sesama jenis loh!

Trus, apa bahayanya pergaulan bebas? Eh, bahaya banget lagee! Pergaulan bebas, kita bergaul sama siapa aja, gak peduli baik or buruk. Biasanya, pergaulan bebas tuh mengacu ke arah hal yang negatif. Dari pergaulan bebas ini lah banyak terjadinya para ABG yang kelakuannya jadi buruk gara-gara terikut temennya yang bandelnya amit-amit setengah mati! Ketika temennya mengkonsumsi narkoba, ABG ini juga ikut, mungkin awalnya ia segan mencoba. Tapi, setelah dibujuk mati-matian oleh temennya, akhirnya si ABG ini nurut, lha trus ketagihan and akhirnya nambah terus! Ini lah salah satu contoh bahayanya pergaulan bebas. Free sex, juga bisa terjadi akibat pergaulan bebas ini. Kita berteman dengan orang yang hobi banget sama yang baunya porno-porno, lha kan kita pasti bisa ikutan juga!

Huf...ngerinya pergaulan bebas, apalagi tuk ABG yang masih dalam masa mencari jati diri. Sebaiknya, bergaulah pada anak yang baik. Dari pada ikut geng yang isinya Cuma jungkir balik doang, mendingan ikutan remaja mesjid or ekskul atau kegiatan positif lainnya, dijamin lebih asyik deh!



NONTON LAGI, NONTON TERUS!!!


Hmmm...yang satu ini gak jauh beda sama pembahasan pertama loh, pokoknya tentang teknologi yang dapat menjadi guru menyesatkan deh. Yup, zaman sekarang pasti di tiap rumah ada TV. Ya, memang gak semua sih, tapi sebagian besar udah pasti! Zaman modern ini, gak jarang loh para ABG yang menghabiskan banyak waktu berharganya hanya untuk menonton TV. Katanya sih, nonton TV itu lebih enak dan dijamin gak bikin kita capek. Apalagi, zaman sekarang acara TV tuh pada mantap semua! Jadi betah deh!

Ya, gak ada salahnya sih nonton TV. Tapi, apa iya para ABG harus bolos dari kegiatan positifnya Cuma karena penasaran ingin lihat kelanjutan sinetron. Menunda waktu salat karena acara gosip kian memanas aja. Tidur sampai tengah malam, padahal besok sekolah ada ulangan lagi, tapi bertekad tidur tengah malam karena ada film barat yang mantap. Apa iya kita harus kayak gitu? Enggak kan. Tahu gak, TV itu bisa menjadi guru yang menyesatkan loh! Bagaimana tidak? Semakin menjejakkan hari baru, ada aja tayangan TV yang sebenarnya gak bermanfaat itu muncul. Orang yang bijak pasti bakal ngerasa aneh dan merasa kurang kerjaan ketika melihat tayangan tersebut. Habis tayangannya gak ada pesan moral and pendidikan yang baiknya sama sekali, Cuma mau ngehibur doang tanpa diselipi hikmah yang pasti. Gak perlu disebutin deh acara TV apa aja yang kayak gitu, sekarang tuh udah banyak banget lagee. Kalau disebutin satu persatu bakal keder nih mulut, hehe...

Boleh nonton TV, tapi atur waktu dunk guys! Nonton TV lama-lama itu juga gak baik, gak heran deh kalo sekarang banyak anak-anak yang matanya minus kayak Putri. Ya salah satu sebabnya sering nonton TV lama-lama bahkan nontonnya deket-deket. Mata itu juga butuh istirahat galz. Nonton TV lama-lama juga bisa bikin badan gak sehat. Gak banyak bergerak, tiduran and duduk terus di depan TV, gak heran deh kalo para ABG dan orang lain yang suka banget nonton TV lama-lama, kena obesitas alias kegemukan. Soalnya, sebagian waktu mereka lebih banyak dihabiskan untuk menonton TV, jadinya kan kita malas bergerak. Bawaannya santai muluuuu...

Selain itu, tayangan TV yang gak bagus juga bisa mempengaruhi kita, terutama anak-anak kecil and ABG. Kita nonton TV yang banyak mengandung kekerasan, gak heran kalo kita jadi terbawa suasana dan bertindak melakukan kekerasan karena mau gak mau terikut adegan di TV itu. Trus, menonton yang berbau pornografi dan pornoaksi. Gak heran juga kalo generasi muda indonesia sekarang banyak yang terjebak masalah yang berbau porno tersebut. Pikirannya jadi negatif mulu bahkan ada rasa ingin mencoba. Selanjutnya menonton tayangan yang berbau mistis, gak heran juga dunk kalo kita tuh khususnya para anak kecil dan ABG jadi suka banget percaya sama yang namanya sihir, horror, ramalan. Dalam islam, nah yang muslim simak baik-baik ya. Oke, ulangi lagi deh! Dalam islam, mempercayai atau mempelajari sihir maupun ramalan itu dosa! Karena itu perbuatan syirik! Memang sih kadang ramalan bener, tapi itu gak jauh-jauh dari setan. Semua yang tahu hari ke depan itu hanya Allah SWT semata! Ngapain percaya perkataan ramalan maupun peramal yang katanya dunia bakal kiamat tahun 2012. Dengar teman, hanya Allah SWT Sang Penguasa yang mengetahuinya. Bisa jadi besok kiamat, semua itu atas kehendaknya. Nabi Muhammad SAW yang lebih hebat dari kita aja gak tahu kapan kiamat, lha kok kita bisa tahu? Ya enggak lah! So, jangan percaya yang berbau mistis and ramalan. Kita atur diri kita sendiri, gak usah bergantung pada ramalan, tapi bergantung pada Tuhan.

Nah, jadi mulai sekarang yuk kita atur waktu untuk menonton TV. Nonton lah tayangan yang bermanfaat, mengandung pesan moral yang baik dan sarat akan pendidikan. Boleh kok nonton tayangan TV yang bergenre humor, kan kita juga butuh hiburan. Tapi, humornya jangan yang bisa bikin kita jadi ling lung. Coba deh jauhi tayangan gak mutu yang udah Putri jelaskan di atas. KARENA, KITA REMAJA JANGAN MUDAH TERJEBAK!




Yaaa...hanya ini yang bisa Putri jelaskan pada kalian. Jika ingin tahu lebih banyak, kalian bisa kok melakukan survey di lingkungan sekitar kalian. Asyik loh! Nah, ambillah hikmah dari uraian di atas. Memang sih, kita khususnya ABG pasti sulit untuk mengendalikan diri, yang mana dalam usia kayak kita ini, emosional kita gampang menguap. Putri juga bukan ABG or remaja yang baik kok! Putri hanya mau memberi sedikit arahan pada kalian, come’n friend! Kita sama-sama intropeksi diri dan perbaiki diri kita menjadi lebih baik lagi sebisa mungkin. Ingat, zaman sekarang ini ada aja cobaan yang harus kita lewati. Seakan, zaman sekarang ini banyak setan yang mondar-mandir kian kemari. Ah, udah ah! Yuk, kita perbaiki diri!



SELESAI :)





Sabtu, 07 Agustus 2010

BEREKSPRESI? SIAPA TAKUT?

Haloooo semuaaaaa!!! Assalamu’alaikum untuk yang muslim dan haiiiii untuk yang non muslim. 
Putri kembali dengan tulisan terbaru, setelah sibuk bersurvey ria sambil mencuri sedikit waktu dari rutinitas sekolah, Putri pun akhirnya kembali ke blog dengan penjelasan baru yang rada comel karena memang pastinya ni tulisan gak sempurna. :p
Tapi, setidaknya ada hikmah yang terkandung di dalamnya sehingga bisa memacu kita untuk kembali memperbaiki diri, okay let’s go!!!


Baiklah friends, kali ini Putri akan membahas masalah berekspresi untuk remaja yang benar. Zaman sekarang, berekspresi itu perlu lagee. Dengan memanfaatkan keadaan dan peralatan yang ada, kita bisa mengemukakan pendapat kita, baik secara tertutup (masak berekspresi tertutup???) dan terbuka (jelas!).
Kita berekspresi biasanya untuk menyampaikan ide-ide kita, gagasan mau pun tanggapan sebisa kemampuan kita. Bisa juga dengan cara unjuk gigi mengobarkan semangat di atas panggung atau podium sambil berkoar-koar menyerukan kebenaran. Nah, langsung aja ya...capek nih nulisnya...*dilempar kulit pisang oleh pembaca*


Berekspresi? Apaan tuh?!


Yaw, baiklah saatnya kita memulai dengan mengetahui dahulu apa itu berekspresi??? Masak sih mau bahas sesuatu tapi makna yang akan dibahas gak tahu apa...wew, buntung dunk! Well, berekspresi bisa diartikan unjuk kebolehan mau pun bakat serta semangat. Biasanya orang berekspresi dengan cara memberi pendapat, mengkritik, berceramah di muka umum, menyampaikan kebenaran mau pun berdendang ria unjuk kebolehan vokal kita. Berekspresi bisa kita lakukan lewat media, apa pun itu baik cetak, elektronik dan lain-lain. Bisa juga secara langsung di muka umum seperti contohnya para ustad dan ustazah yang berceramah dengan semangat syahid menyerukan kebenaran di tempat-tempat seperti mesjid. Ada pula para pendemo yang menyerukan hak-hak yang tertindas dan berusaha mencari keadilan dari pemerintah. Ini merupakan kegiatan berekspresi secara langsung dan terbuka. Kalo lewat media cetak yang gimana sih?! Nah, kalo untuk yang satu ini, biasanya nih setahu Putri ya! Orang menyampaikan ekspresinya lewat tulisan, seperti wartawan yang menyampaikan ekspresi dari apa yang ditelitinya lewat tulisan. Lalu, misalnya anak-anak yang menulis puisi dan dimuat di majalah. Ada pula para komponis yang mengekspresikan sesuatu lewat syair mau pun lagu.
Nah, dah tahu kan ya berekspresi itu yang bagaimana? Kalo menurut sepengetahuan Putri sih seperti ini, kalo rada melenceng...sorry ye hehe...:p


Berekspresi boleh-boleh aja


Siapa bilang kita yang masih remaja yang dianggap tukang bikin rusuh gak boleh berekspresi? Orang mana tuh yang bilang, biar Putri kasih tahu! Wkwkwk bercanda ding! Hei, remaja sini dong dengerin penjelasan Putri dulu, mulut udah gak tahan pingin berkoar ria nih, hehe...
Well, mungkin menurut orang-orang yang lebih tua dari kita. Para remaja tuh sama sekali enggak baik. Tukang bikin rusuh, sok tahu, caper, manja, sok hebat...walah, masak sih semua kayak gitu? Putri sih gak setuju juga. Okay, Guys! Kita para remaja juga boleh kok berekspresi. Lihat aja, ada anak SD yang sudah pandai menciptakan sesuatu dan dilombakan dalam ajang kreativitas anak-anak tingkat nasional mau pun internasional, wow! Itu artinya mereka udah berekspresi, menyalurkan bakatnya secara baik. Alhamdulillah! 

Nah, kita juga bisa berekspresi, gak hanya orang dewasa aja. Lihat aja, banyak remaja indonesia yang telah sukses berekspresi seperti para penulis yang giat menulis novel atau tulisan lainnya, para murid SMA yang telah menciptakan obat untuk suatu penyakit dengan hanya memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia, ada Da’i cilik yang dengan mantapnya membius para jama’ah karena ceramahnya yang benar-benar memukau. O yeah, ternyata kita juga bisa berekspresi ria. So, jangan malu-malu untuk menyampaikan pendapat karena itu juga bagian dari ekspresi. Kalo berdiskusi gak usah malu untuk bertanya, memberi tanggapan mau pun masukan. Kita harus menjadi penerus bangsa yang proaktif! Tentunya dalam hal kebaikan. Generasi mudanya oke, Insya Allah kedepan negaranya pun ikut oke juga.


 Hati-hati kebablasan!!!

Nah, ini nih yang kudu diperhatikan secara rinci! Maksudnya apa sih kebablasan? Mau tahu? Bener nih mau tahu? Siap gak mendengarnya? Betul??? Iya gak sih???!!!! *dilempar granat oleh pembaca* Eekkhhh jangan ngelempar geranat!!! Iya deh aku kasih tahu...-_-!
Maksud judul yang satu ini adalah peringatan untuk kita dalam berekspresi. Gak asal siuuuunnngggg ekh kecemplung sumur! Pastinya dalam setiap hal pasti selalu ada batasannya. Termasuk dalam berekspresi. Kita musti benar-benar perhatikan secara rinci setiap peraturan yang ada. Baik secara tertulis mau pun tidak tertulis. Baik dalam segi agama mau pun dalam segi budaya masyarakat. Boleh kok berekspresi, tapi tentunya kita juga musti memperhatikan batasan yang ada. Misal ni untuk yang islam ya...tahu kan penyanyi dangdut yang selalu berjoget ria di atas panggung. Berjoget terus bahkan kadang sampai terlihat seronok dipandangan masyarakat. Menyanyi itu juga bagian dari berekspresi. Siapa bilang menyanyi gak boleh? Boleh kok! Tapi ya gitu deh pasti ada batasannya. Dalam islam gak dibenarkan berjoget di muka umum. Apalagi sampai seronok begitu disertai dengan pakaian yang menyerupai pakaian wanita kafir *pakaian sexy gitu loh!* Jelas dalam islam ini sangat dilarang dan HARAM! *Waw, hati-hati deh kalo mau ngikutin jejaknya sipenyanyi dangdut yang gayanya gak bener!*
Nah, setidaknya dalam berekspresi kita gak melupakan aturan dan norma-norma yang ada serta gak membuang begitu aja syari’at islam ke tong sampah yang bau-nya ngalahin kamar mandi yang gak dibersihin selama ribuan tahun. *hyperbola mode on*
So, mau berekspresi yang gimana nih? Yang bakalan bisa ngasih tiket ke surga atau malah pilih paket pesanan tiket ke neraka? Pilih aja sendiri tapi tanggunglah akibatnya! Jangan lupa dalam berekspresi juga musti tanggung jawab ya galz!!!



Oke, kelihatannya hanya ini yang bisa Putri sampaikan. Gak tahu musti nulis apa lagi. Soalnya survey-nya rada-rada sembrawut gitu, maklum banyak tugas. *pembaca : orang sok penting!*
Akh, memang ane banyak tugas kok! Tugas sekolah, tugas rumah dan lain-lain. Jadinya waktu untuk lebih mengamati keadaan sekitar Cuma secuil jatahnya. Oke lah, Putri malas adu bacot gak penting bisa-bisa mulut ini berbusa, wew! Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat untuk kalian semua!!! Wassalamu’alaikum dan sampai jumpa!









Note : Jangan lupa comment-nya ya teman... :p *dilempar lampu templok*

Kamis, 29 Juli 2010

Menjadi Akhwat Yang Baik

Aku hanyalah seorang Hamba Allah SWT
Seorang yang lemah
Seorang yang fana
Seorang yang tidaklah sempurna

Aku seorang gadis muslim
Yang belum menjadi muslimah yang baik
Aku akhwat yang belum baik di mata manusia
Aku akhwat yang belum baik di mata Allah SWT

Aku sadar akan hal itu
Aku sadar aku bukan ciptaan-Nya yang baik
Aku sadar aku hanya seorang yang terus berlumuran dosa
Aku sadar akan semua tentang diriku

Tapi,hati ini aku tetapkan
Niat ini kujalankan dengan semangat syahid
Di tengah zamannya kebobrokan dunia
Disaat Yaumul Akhir terus menanti
Aku berusaha menjadi akhwat yang baik
Menjadi rahmat bagi semua
Walau sulit tapi pasti
Aku yakin akan bisa meninggikan derajatku sebagai seorang muslimah
Sebagai seorang akhwat
Walau kutahu surga tak pantas untukku
Tapi aku juga takut neraka-Mu
Terimalah niat dan usahaku ini Ya Allah...
Hanya kepada-Mu lah, semua kuserahkan...

Sabtu, 24 Juli 2010

Waspada, Zaman Modern Hai ABG!

Yaaa...Putri come back again! Dah lama gak nulis-nulis lagi, habis selain malas Putri juga sibuk, hehe...kayak yang orang penting aja. Nah, sekarang Putri mau bahas tentang hebohnya zaman modern ABG. Maksudnya gimana sih? Ya, baca aja terus! Maaf, ini Putri tulis di sini agar teman-teman tahu, setidaknya setelah membaca ini, teman-teman bisa sedikit intropeksi diri with me, okay?!


Zaman sekarang, zaman globalisasi yang penuh dengan kecanggihan teknologi dan apa-apa semua serba modern. Ternyata ada suatu fenomena yang bisa bikin orang tua atau pun pemuda-pemudi dan anak-anak yang bersifat bijak dan dewasa geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak? Ternyata, semakin modern-nya zaman, semakin dimanfaatkan oleh yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal-hal yang negatif! Astagfirullah...Salah satunya adalah para ABG yang baru aja dalam masa pendidikan tapi tingkahnya udah bisa bikin otak para Ortu and Guru jungkir balik.

HEBOHNYA TEKNOLOGI


Kecanggihan teknologi telah menghipnotis para ABG sehingga mereka menjadi malas! Malas belajar, malas ngaji, malas salat, bahkan ada loh yang sampai malas makan! Alasannya? Salah satunya, sibuk berkutat dengan hp alias handphone yang sekarang hampir seluruh anak di Indonesia memiliki dan memakainya. Dan hp itu gak dimanfaatin dengan benar oleh mereka. Disaat Guru sibuk menjelaskan pelajaran di depan kelas, dengan hebatnya seorang muridnya sibuk main hp yang disembunyikan di lacinya. Sms-san lah, chatting lah, facebook-an lah, main game, ini itu wah! Benar-benar T-E-R-L-A-L-U! Belum lagi para ABG yang dengan bangganya membuka dan menonton situs porno yang sesungguhnya bukan lah hak mereka! Bahkan gak jarang loh, video porno didownload dari internet and dimasukin ke komputer, laptop or hp mereka agar bisa ditonton kapan aja mereka mau. Parahnya lagi, ada ABG cowok yang dengan seenaknya memperkosa teman ceweknya gara-gara ketagihan sama yang porno-porno! Astagfirullah’alazim...Betul kan, semakin canggih teknologi, semakin banyak korban negatifnya, salah satunya ABG!



ABG AND JUNKFOOD


Oke, selain kecanggihan teknologi yang gak dimanfaatin dengan benar oleh ABG, ternyata masih ada kemodern-an lain yang bikin wajah ABG zaman sekarang berseri-seri. Seperti sekarang, banyaknya restoran cepat saji yang menyediakan makanan-makanan gak sehat alias junkfood. Oke, Putri gak bermaksud untuk menghina semua restoran cepat saji, junkfood itu gak hanya dari restoran cepat saji kok! Putri hanya mengingatkan pada kalian anak indonesia. Banyaknya junkfood yang tersebar luas di tiap pelosok daerah membuat para ABG kian gemar jajan. Apalagi yang digemari adalah jajan makanan gak sehat, ini lah yang membuat tubuh mereka nanti gampang terserang penyakit. Bahkan, kadang mereka gak berpikir bahwa makanan gak sehat akan membuat mereka gak sehat juga. Baginya, yang penting enak and sedaaap...Makanan empat sehat lima sempurna, belakangan aja deh! Padahal, makanan bergizi itu perlu untuk membantu menjaga tubuh mereka dan membuat daya konsentrasi mereka oke. Tapi, ya ternyata budaya makanan barat and makanan-makanan gak sehat yang ada di pinggiran jalan benar-benar tetep menjadi pilihan mereka. Selain menimbulkan penyakit, kebanyakan jajan juga bisa membuat mereka menjadi konsumerisme. Ya Allah, jauhkan lah kami dari hal-hal tersebut.



AWAS, JANGAN TERLALU KONSUMTIF!


Selanjutnya, adalah banyaknya kosmetik yang kian meraja lela. Hmmm...kayaknya ini lebih mengarah ke ABG yang cewek ya. Okelah, zaman sekarang banyak ABG cewek yang menggunakan kosmetik. Belinya yang bisa bikin kulit hitam gosong berubah menjadi putih bak orang jepang agar kelihatan cantik. Pasti pemikiran pertama yang ada di benak ABG cewek yang tersihir oleh kosmetik pasti pemikirannya kayak gini. Andai kulit hitam ini berubah menjadi putih kayak yang ada di iklan-iklan, pasti semakin banyak cowok yang naksir Gue, cieeeee...

Nah, hei kalian para ABG cewek, sebelum beli-beli kosmetik itu mbok ya dipikir dulu. Kulit kita yang emang udah standarnya hitam, ya gak akan bisa putih kalo dikasih kosmetik pemutih, yang ada malah pucat nanti, karena melanin yang ada di kulit kita itu terguras oleh bahan kosmetik tersebut. Nah, kalo dah kayak gitu malah harus hati-hati loh! Kalian tuh harusnya pandai-pandai dalam membeli sesuatu, gak asal sikat gara-gara pikiran udah dikuasai berbagai iklan yang belum tentu benar! Boleh pakai kosmetik kok! Tapi ketahuilah, jika kulit kalian memang hitam or coklat trus kalian mau jadiin putih pakai kosmetik itu dilarang dalam agama islam! Nah, yang muslim nih! Karena, itu artinya merubah ciptaan-Nya. Selain itu, gak jarang loh kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri! Hiii...Ntar kulit kita rusak and penyakitan gimana? Gak mau kan? So, jika ingin pakai kosmetik pakai yang benar-benar aman dan cocok untukmu. Gak usah beli banyak-banyak, hilangi lah sifat konsumtif yang berlebihan itu!



PERGAULAN BEBAS, KACAU DEH!


Pergaulan bebas? Oh, No! Zaman sekarang, gak jarang para ABG baik cowok mau pun cewek yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas atau bahasa inggrisnya free association. Asal bergaul pada siapa aja, gak peduli baik atau buruk, yang penting asyik, rame dan banyak temen! Gak salah sih mencari temen dan bergaul, itu memang perlu kok! Kita hidup di dunia ini pasti mau gak mau harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Manusia gak bisa hidup sendiri, manusia itu juga masuk Homo Socialis, bukan homo yang artinya suka sama sesama jenis loh!

Trus, apa bahayanya pergaulan bebas? Eh, bahaya banget lagee! Pergaulan bebas, kita bergaul sama siapa aja, gak peduli baik or buruk. Biasanya, pergaulan bebas tuh mengacu ke arah hal yang negatif. Dari pergaulan bebas ini lah banyak terjadinya para ABG yang kelakuannya jadi buruk gara-gara terikut temennya yang bandelnya amit-amit setengah mati! Ketika temennya mengkonsumsi narkoba, ABG ini juga ikut, mungkin awalnya ia segan mencoba. Tapi, setelah dibujuk mati-matian oleh temennya, akhirnya si ABG ini nurut, lha trus ketagihan and akhirnya nambah terus! Ini lah salah satu contoh bahayanya pergaulan bebas. Free sex, juga bisa terjadi akibat pergaulan bebas ini. Kita berteman dengan orang yang hobi banget sama yang baunya porno-porno, lha kan kita pasti bisa ikutan juga!

Huf...ngerinya pergaulan bebas, apalagi tuk ABG yang masih dalam masa mencari jati diri. Sebaiknya, bergaulah pada anak yang baik. Dari pada ikut geng yang isinya Cuma jungkir balik doang, mendingan ikutan remaja mesjid or ekskul atau kegiatan positif lainnya, dijamin lebih asyik deh!



NONTON LAGI, NONTON TERUS!!!


Hmmm...yang satu ini gak jauh beda sama pembahasan pertama loh, pokoknya tentang teknologi yang dapat menjadi guru menyesatkan deh. Yup, zaman sekarang pasti di tiap rumah ada TV. Ya, memang gak semua sih, tapi sebagian besar udah pasti! Zaman modern ini, gak jarang loh para ABG yang menghabiskan banyak waktu berharganya hanya untuk menonton TV. Katanya sih, nonton TV itu lebih enak dan dijamin gak bikin kita capek. Apalagi, zaman sekarang acara TV tuh pada mantap semua! Jadi betah deh!

Ya, gak ada salahnya sih nonton TV. Tapi, apa iya para ABG harus bolos dari kegiatan positifnya Cuma karena penasaran ingin lihat kelanjutan sinetron. Menunda waktu salat karena acara gosip kian memanas aja. Tidur sampai tengah malam, padahal besok sekolah ada ulangan lagi, tapi bertekad tidur tengah malam karena ada film barat yang mantap. Apa iya kita harus kayak gitu? Enggak kan. Tahu gak, TV itu bisa menjadi guru yang menyesatkan loh! Bagaimana tidak? Semakin menjejakkan hari baru, ada aja tayangan TV yang sebenarnya gak bermanfaat itu muncul. Orang yang bijak pasti bakal ngerasa aneh dan merasa kurang kerjaan ketika melihat tayangan tersebut. Habis tayangannya gak ada pesan moral and pendidikan yang baiknya sama sekali, Cuma mau ngehibur doang tanpa diselipi hikmah yang pasti. Gak perlu disebutin deh acara TV apa aja yang kayak gitu, sekarang tuh udah banyak banget lagee. Kalau disebutin satu persatu bakal keder nih mulut, hehe...

Boleh nonton TV, tapi atur waktu dunk guys! Nonton TV lama-lama itu juga gak baik, gak heran deh kalo sekarang banyak anak-anak yang matanya minus kayak Putri. Ya salah satu sebabnya sering nonton TV lama-lama bahkan nontonnya deket-deket. Mata itu juga butuh istirahat galz. Nonton TV lama-lama juga bisa bikin badan gak sehat. Gak banyak bergerak, tiduran and duduk terus di depan TV, gak heran deh kalo para ABG dan orang lain yang suka banget nonton TV lama-lama, kena obesitas alias kegemukan. Soalnya, sebagian waktu mereka lebih banyak dihabiskan untuk menonton TV, jadinya kan kita malas bergerak. Bawaannya santai muluuuu...

Selain itu, tayangan TV yang gak bagus juga bisa mempengaruhi kita, terutama anak-anak kecil and ABG. Kita nonton TV yang banyak mengandung kekerasan, gak heran kalo kita jadi terbawa suasana dan bertindak melakukan kekerasan karena mau gak mau terikut adegan di TV itu. Trus, menonton yang berbau pornografi dan pornoaksi. Gak heran juga kalo generasi muda indonesia sekarang banyak yang terjebak masalah yang berbau porno tersebut. Pikirannya jadi negatif mulu bahkan ada rasa ingin mencoba. Selanjutnya menonton tayangan yang berbau mistis, gak heran juga dunk kalo kita tuh khususnya para anak kecil dan ABG jadi suka banget percaya sama yang namanya sihir, horror, ramalan. Dalam islam, nah yang muslim simak baik-baik ya. Oke, ulangi lagi deh! Dalam islam, mempercayai atau mempelajari sihir maupun ramalan itu dosa! Karena itu perbuatan syirik! Memang sih kadang ramalan bener, tapi itu gak jauh-jauh dari setan. Semua yang tahu hari ke depan itu hanya Allah SWT semata! Ngapain percaya perkataan ramalan maupun peramal yang katanya dunia bakal kiamat tahun 2012. Dengar teman, hanya Allah SWT Sang Penguasa yang mengetahuinya. Bisa jadi besok kiamat, semua itu atas kehendaknya. Nabi Muhammad SAW yang lebih hebat dari kita aja gak tahu kapan kiamat, lha kok kita bisa tahu? Ya enggak lah! So, jangan percaya yang berbau mistis and ramalan. Kita atur diri kita sendiri, gak usah bergantung pada ramalan, tapi bergantung pada Tuhan.

Nah, jadi mulai sekarang yuk kita atur waktu untuk menonton TV. Nonton lah tayangan yang bermanfaat, mengandung pesan moral yang baik dan sarat akan pendidikan. Boleh kok nonton tayangan TV yang bergenre humor, kan kita juga butuh hiburan. Tapi, humornya jangan yang bisa bikin kita jadi ling lung. Coba deh jauhi tayangan gak mutu yang udah Putri jelaskan di atas. KARENA, KITA REMAJA JANGAN MUDAH TERJEBAK!




Yaaa...hanya ini yang bisa Putri jelaskan pada kalian. Jika ingin tahu lebih banyak, kalian bisa kok melakukan survey di lingkungan sekitar kalian. Asyik loh! Nah, ambillah hikmah dari uraian di atas. Memang sih, kita khususnya ABG pasti sulit untuk mengendalikan diri, yang mana dalam usia kayak kita ini, emosional kita gampang menguap. Putri juga bukan ABG or remaja yang baik kok! Putri hanya mau memberi sedikit arahan pada kalian, come’n friend! Kita sama-sama intropeksi diri dan perbaiki diri kita menjadi lebih baik lagi sebisa mungkin. Ingat, zaman sekarang ini ada aja cobaan yang harus kita lewati. Seakan, zaman sekarang ini banyak setan yang mondar-mandir kian kemari. Ah, udah ah! Yuk, kita perbaiki diri!



SELESAI :)





 

Template by BloggerCandy.com