Pages

Sabtu, 07 Januari 2012

Belajar dari Pengalaman

Aaahh.... Maaf kalo akhir-akhir ini jarang banget update blog. Kesibukan sekolah apalagi saya mau UAN nih, jadi harus belajar ekstra. Tapi, saya akan coba deh untuk mengisi blog walau hanya sedikit.


Kemarin saya sempat mengikuti TPM (Tes Pendalaman Materi) pertama untuk persiapan UAN di sekolah saya. Padahal waktu itu baru saja pulang dari study tour dan badan saya tidak enak. Yah, sakit mendadak ketika perjalanan pulang dan ketika sampai di rumah rasa sakit itu semakin menjalar. Saya tidak sempat belajar dengan baik dan hanya memanfaatkan banyak waktu untuk istirahat.

Nah, dua hari setelahnya saya mengikuti TPM. Waktu itu pikiran saya benar-benar kacau, susah untuk mengerjakan soal-soal yang ada apalagi hari pertama adalah Matematika dan Bahasa Indonesia. Saya berusaha untuk mengerjakannya sebaik mungkin, saya tidak peduli bagaimana hasilnya nanti.

Ketika hari pengumuman TPM pertama tiba, sesuai dugaan saya bahwa peringkat saya turun. Hahh... tetapi nilai Bahasa Indonesia dan Inggris saya baik. Walau begitu tetap saja tak sebaik nilai saya yang biasanya. (TToTT)

Wali kelas dan guru saya yang lain tetap menyemangati saya. Mereka bilang saya harus bisa menaikkan kembali prestasi dan nilai-nilainya. Ini baru TPM pertama, masih ada TPM-TPM lain yang harus dihadapi. Satu hal saja yang kelihatannya jelek jangan sampai membuat kita putus asa. Masih ada kesempatan, kalau mau berusaha lebih keras lagi maka Insya Allah hasilnya akan lebih baik. Berikut ini adalah nasihat-nasihat dari guru yang saya ingat, hehehe....

Guru Bahasa Indonesia : Menurut saya, nilai seperti ini sudah cukup. Jika inilah yang memang bisa kamu dapatkan. Tapi, bukan berarti kita puas. Boleh kok kita bermimpi mendapatkan nilai bagus, tapi jangan terlalu berharap. Jika misalnya kau mendapat nilai 8,60 maka berpikirlah untuk menambahnya sedikit saja, tidak perlu terlalu tinggi. Misalnya, berusaha untuk mengubahnya menjadi 8,65 atau 8,70. Berusahalah sedikit demi sedikit, sebenarnya ikut les di luar sekolah itu tidak perlu karena les atau tambahan jam belajar di sekolah sudah cukup. Kamu butuh istirahat juga, tapi jika kamu merasa benar-benar sangat membutuhkan les ya silahkan saja. Jangan sampai membuatmu kecewa dengan hasilmu selanjutnya. Tetap semangat!!!

Guru IPS : Mendapat nilai jelek bukan berarti semua tamat. Belajar lebih tekun lagi adalah kuncinya. Kamu lihat saja, dia (salah satu teman seangkatan saya di sekolah) bisa meraih peringkat kedua di TPM pertama padahal ketika Ujian Semester 1 kemarin mendapat peringkat rendah. Kenapa dia bisa maju? Mungkin karena semangatnya untuk memperbaiki nilainya sangat tinggi, jadi kamu pun bisa.

Guru Bahasa Inggris : Bapak berharap kamu mendapat nilai maksimal diBahasa Inggris, tapi yah... Kamu tidak bisa mendapatkan nilai itu karena kurang teliti. Mengerjakan soal Bahasa Inggris tidak perlu dengan cara lama alias menerjemahkan. Bagaimana jika kamu tidak tahu artinya? Sulit bukan? Maka cukup dengan logika, cara-cara dan ketelitian. Kamu sebenarnya telah menguasai cara-cara itu tapi sayangnya... Kurang teliti. Ini bukan hanya untuk kamu tapi semua, janganlah kita merasa benar-benar bisa mengerjakannya ataupun merasa tidak bisa. Relax saja, belajar lagi ya... (Hehehehe)

Guru TIK : UAN itu tidak lama lagi, saatnya benar-benar bersungguh-sungguh dalam belajar. Jika lulus tetapi tidak mendapat nilai yg baik maka akan susah untuk mencari sekolah lanjutan. Makanya dari sekarang lebih meningkatkan semangat. Setidaknya NEM-mu nanti harus lebih tinggi beberapa angka dari NEM ketika SD. Jangan kecewakan orang tuamu. Mereka bersusah payah mencari nafkah untuk melihatmu berhasil. Coba pikirkan, apa yang bisa kamu lakukan untuk mereka?


Yaahhh... segitu dulu deh, saya harap apa yang saya tulis ini bisa memberi motivasi pada kalian terutama yang mau mengikuti UAN atau ujian seperti saya \(^o^ )/ Percayalah, kamu bisa mendapat hasil maksimal kalau mau belajar, berusaha, dan beribadah jangan lupa!

Satu lagi pesan dari Guru Pendidikan Agama Islam saya!

Kunci sukses :
T==> Try

E==> Error

T==> Try

E==> Error

S==> Success.

Yup, terus mencoba pasti awalnya gagal, coba lagi belajar dari pengalaman maka endingnya pasti SUKSES. Jangan lupa yah shalat dan sabar, Insya Allah bisa! (^w^ )/

Jumat, 02 Desember 2011

I write it for my lovely mother. I remember if I have friend who don't have mother again.


I'm seeing her expression... I just be quiet
She's crying and screaming
Hugging the woman... who's not breathing again
That make me afraid
That make me remember my angel
My angel in my sweet home

I know, the regret's not useful again
The woman is also a human
Who will go, leave the love effection
At the moment, we just cry and be weak

The woman is our angel
My angel is my star
She's my best friend
She's my wonderful palace
Her heart is so well
Her smile is the sweetest
Her love is very very beautiful favour

I know, she's sad behind me
But, she close it her lovely smile
My love for her can't answer her attention
I will be grown up and my angel will be old
I wanna answer all her love for me
Although, protect her with my weak body
My angel is the one for me
Thank you... Thank you so much my dear mother

From your daughter•♥•.¸¸.•♥•.¸

Jumat, 11 November 2011

YUI - Temanku

My friend... dari judulnya aja udah ketahuan kalau lagu ini mengisahkan mengenai persahabatan. Yup... duh, jadi teringata ama sohib-sohibku XD Lagu ini dari penyanyi Jepang ternama, YUI. Jujur deh, lagu-lagu YUI sekaligus dia sendiri yang menciptakan itu selalu punya makna dan nilai-nilai tersendiri di dalamnya. Ayo, yang lagi pengen ngasih sureprise ke temen-temennya, kayaknya lagu ini cocok banget deh. Sebenarnya ini kisah seorang gadis yang memiliki sahabat seorang laki-laki. Semasa sekolah mereka selalu bersama bahkan sampai bersumpah segala, mungkin bersumpah untuk bersahabat selamanya walau terpisah oleh jarak. Yah, sebenarnya gadis itu mencintai laki-laki itu tapi ia tidak bisa mengatakannya karena memang mereka lebih cocok menjadi sahabat. Seperti biasa, udah aku translate ke bahasa Indonesia. Hehe.... ntar kalo bahasa Jepang ada yang gak ngerti γ(▽´ )ツヾ( `▽)ゞ

My Friend ( Temanku )


Waktu itu, kami selalu beranggap kebetulan

Di tanah lapang sekolah setelah pelajaran, tidak ada tempat untuk pergi, entah bagaimana kita akan melihat matahari terbenam

Di perjalanan pulang, lagu yang kamu nyanyikan telah mengajarkanku ketika aku mendengarnya untuk pertama kali

Masih terasa nostalgia sementara aku berjalan di sepanjang jalan ini.

Namun,
Aku berusaha untuk mencapai mimpi yang telah kita sumpah.

Jika perubahan musim, (kau bilang) kita tidak bisa terus seperti ini selamanya, kan?

Waktu berjalan, sementara kita menunggu bus dan mengantri seperti sepasang kekasih.

Entah bagaimana, hal initerasa seperti selamanya.

Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu masih ingat lagu itu bahkan sampai sekarang? Lagu yang sering kau nyanyikan

Aku akan selalu sedih saat aku tahu itu hanya kenangan.

Meskipun aku mencintaimu, aku tidak bisa mengatakannya.

Bahkan dihari perpisahan pun, aku tidak bisa mengatakannya.

Meskipun aku sudah dewasa.

Di perjalanan pulang, lagu yang kamu nyanyikan telah mengajarkanku ketika aku mendengarnya untuk pertama kali

Masih terasa nostalgia sementara aku berjalan disepanjang jalan ini.

Itulah sebabnya aku masih berjuang menuju mimpi yang telah kita sumpah.

DOWNLOAD

Sabtu, 07 Januari 2012

Belajar dari Pengalaman

Aaahh.... Maaf kalo akhir-akhir ini jarang banget update blog. Kesibukan sekolah apalagi saya mau UAN nih, jadi harus belajar ekstra. Tapi, saya akan coba deh untuk mengisi blog walau hanya sedikit.


Kemarin saya sempat mengikuti TPM (Tes Pendalaman Materi) pertama untuk persiapan UAN di sekolah saya. Padahal waktu itu baru saja pulang dari study tour dan badan saya tidak enak. Yah, sakit mendadak ketika perjalanan pulang dan ketika sampai di rumah rasa sakit itu semakin menjalar. Saya tidak sempat belajar dengan baik dan hanya memanfaatkan banyak waktu untuk istirahat.

Nah, dua hari setelahnya saya mengikuti TPM. Waktu itu pikiran saya benar-benar kacau, susah untuk mengerjakan soal-soal yang ada apalagi hari pertama adalah Matematika dan Bahasa Indonesia. Saya berusaha untuk mengerjakannya sebaik mungkin, saya tidak peduli bagaimana hasilnya nanti.

Ketika hari pengumuman TPM pertama tiba, sesuai dugaan saya bahwa peringkat saya turun. Hahh... tetapi nilai Bahasa Indonesia dan Inggris saya baik. Walau begitu tetap saja tak sebaik nilai saya yang biasanya. (TToTT)

Wali kelas dan guru saya yang lain tetap menyemangati saya. Mereka bilang saya harus bisa menaikkan kembali prestasi dan nilai-nilainya. Ini baru TPM pertama, masih ada TPM-TPM lain yang harus dihadapi. Satu hal saja yang kelihatannya jelek jangan sampai membuat kita putus asa. Masih ada kesempatan, kalau mau berusaha lebih keras lagi maka Insya Allah hasilnya akan lebih baik. Berikut ini adalah nasihat-nasihat dari guru yang saya ingat, hehehe....

Guru Bahasa Indonesia : Menurut saya, nilai seperti ini sudah cukup. Jika inilah yang memang bisa kamu dapatkan. Tapi, bukan berarti kita puas. Boleh kok kita bermimpi mendapatkan nilai bagus, tapi jangan terlalu berharap. Jika misalnya kau mendapat nilai 8,60 maka berpikirlah untuk menambahnya sedikit saja, tidak perlu terlalu tinggi. Misalnya, berusaha untuk mengubahnya menjadi 8,65 atau 8,70. Berusahalah sedikit demi sedikit, sebenarnya ikut les di luar sekolah itu tidak perlu karena les atau tambahan jam belajar di sekolah sudah cukup. Kamu butuh istirahat juga, tapi jika kamu merasa benar-benar sangat membutuhkan les ya silahkan saja. Jangan sampai membuatmu kecewa dengan hasilmu selanjutnya. Tetap semangat!!!

Guru IPS : Mendapat nilai jelek bukan berarti semua tamat. Belajar lebih tekun lagi adalah kuncinya. Kamu lihat saja, dia (salah satu teman seangkatan saya di sekolah) bisa meraih peringkat kedua di TPM pertama padahal ketika Ujian Semester 1 kemarin mendapat peringkat rendah. Kenapa dia bisa maju? Mungkin karena semangatnya untuk memperbaiki nilainya sangat tinggi, jadi kamu pun bisa.

Guru Bahasa Inggris : Bapak berharap kamu mendapat nilai maksimal diBahasa Inggris, tapi yah... Kamu tidak bisa mendapatkan nilai itu karena kurang teliti. Mengerjakan soal Bahasa Inggris tidak perlu dengan cara lama alias menerjemahkan. Bagaimana jika kamu tidak tahu artinya? Sulit bukan? Maka cukup dengan logika, cara-cara dan ketelitian. Kamu sebenarnya telah menguasai cara-cara itu tapi sayangnya... Kurang teliti. Ini bukan hanya untuk kamu tapi semua, janganlah kita merasa benar-benar bisa mengerjakannya ataupun merasa tidak bisa. Relax saja, belajar lagi ya... (Hehehehe)

Guru TIK : UAN itu tidak lama lagi, saatnya benar-benar bersungguh-sungguh dalam belajar. Jika lulus tetapi tidak mendapat nilai yg baik maka akan susah untuk mencari sekolah lanjutan. Makanya dari sekarang lebih meningkatkan semangat. Setidaknya NEM-mu nanti harus lebih tinggi beberapa angka dari NEM ketika SD. Jangan kecewakan orang tuamu. Mereka bersusah payah mencari nafkah untuk melihatmu berhasil. Coba pikirkan, apa yang bisa kamu lakukan untuk mereka?


Yaahhh... segitu dulu deh, saya harap apa yang saya tulis ini bisa memberi motivasi pada kalian terutama yang mau mengikuti UAN atau ujian seperti saya \(^o^ )/ Percayalah, kamu bisa mendapat hasil maksimal kalau mau belajar, berusaha, dan beribadah jangan lupa!

Satu lagi pesan dari Guru Pendidikan Agama Islam saya!

Kunci sukses :
T==> Try

E==> Error

T==> Try

E==> Error

S==> Success.

Yup, terus mencoba pasti awalnya gagal, coba lagi belajar dari pengalaman maka endingnya pasti SUKSES. Jangan lupa yah shalat dan sabar, Insya Allah bisa! (^w^ )/

Jumat, 02 Desember 2011

I write it for my lovely mother. I remember if I have friend who don't have mother again.


I'm seeing her expression... I just be quiet
She's crying and screaming
Hugging the woman... who's not breathing again
That make me afraid
That make me remember my angel
My angel in my sweet home

I know, the regret's not useful again
The woman is also a human
Who will go, leave the love effection
At the moment, we just cry and be weak

The woman is our angel
My angel is my star
She's my best friend
She's my wonderful palace
Her heart is so well
Her smile is the sweetest
Her love is very very beautiful favour

I know, she's sad behind me
But, she close it her lovely smile
My love for her can't answer her attention
I will be grown up and my angel will be old
I wanna answer all her love for me
Although, protect her with my weak body
My angel is the one for me
Thank you... Thank you so much my dear mother

From your daughter•♥•.¸¸.•♥•.¸

Jumat, 11 November 2011

YUI - Temanku

My friend... dari judulnya aja udah ketahuan kalau lagu ini mengisahkan mengenai persahabatan. Yup... duh, jadi teringata ama sohib-sohibku XD Lagu ini dari penyanyi Jepang ternama, YUI. Jujur deh, lagu-lagu YUI sekaligus dia sendiri yang menciptakan itu selalu punya makna dan nilai-nilai tersendiri di dalamnya. Ayo, yang lagi pengen ngasih sureprise ke temen-temennya, kayaknya lagu ini cocok banget deh. Sebenarnya ini kisah seorang gadis yang memiliki sahabat seorang laki-laki. Semasa sekolah mereka selalu bersama bahkan sampai bersumpah segala, mungkin bersumpah untuk bersahabat selamanya walau terpisah oleh jarak. Yah, sebenarnya gadis itu mencintai laki-laki itu tapi ia tidak bisa mengatakannya karena memang mereka lebih cocok menjadi sahabat. Seperti biasa, udah aku translate ke bahasa Indonesia. Hehe.... ntar kalo bahasa Jepang ada yang gak ngerti γ(▽´ )ツヾ( `▽)ゞ

My Friend ( Temanku )


Waktu itu, kami selalu beranggap kebetulan

Di tanah lapang sekolah setelah pelajaran, tidak ada tempat untuk pergi, entah bagaimana kita akan melihat matahari terbenam

Di perjalanan pulang, lagu yang kamu nyanyikan telah mengajarkanku ketika aku mendengarnya untuk pertama kali

Masih terasa nostalgia sementara aku berjalan di sepanjang jalan ini.

Namun,
Aku berusaha untuk mencapai mimpi yang telah kita sumpah.

Jika perubahan musim, (kau bilang) kita tidak bisa terus seperti ini selamanya, kan?

Waktu berjalan, sementara kita menunggu bus dan mengantri seperti sepasang kekasih.

Entah bagaimana, hal initerasa seperti selamanya.

Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu masih ingat lagu itu bahkan sampai sekarang? Lagu yang sering kau nyanyikan

Aku akan selalu sedih saat aku tahu itu hanya kenangan.

Meskipun aku mencintaimu, aku tidak bisa mengatakannya.

Bahkan dihari perpisahan pun, aku tidak bisa mengatakannya.

Meskipun aku sudah dewasa.

Di perjalanan pulang, lagu yang kamu nyanyikan telah mengajarkanku ketika aku mendengarnya untuk pertama kali

Masih terasa nostalgia sementara aku berjalan disepanjang jalan ini.

Itulah sebabnya aku masih berjuang menuju mimpi yang telah kita sumpah.

DOWNLOAD
 

Template by BloggerCandy.com