Pernah gak sih kalian mengikuti ujian dan menginginkan nilai yang bagus? Pernah gak kalian menabung untuk membeli barang yang diinginkan? Pernah gak kalian memberi bantuan kepada anak yatim dengan harapan mereka bisa hidup lebih baik? Ya, pasti pernah. Mungkin tidak dalam kegiatan yang saya sebutkan barusan. Tetapi dengan kegiatan lain. Berharap, ya itulah yang kita lakukan dalam setiap kegiatan. Harapan itu seperti tujuan. Dan tentunya harapan yang baik, bukan seperti harapan agar orang lain celaka.
Setiap orang punya impian, harapan, cita-cita, maupun keinginan. Baik itu untuk diri sendiri ataupun orang lain. Setiap orang bekerja keras untuk bisa mewujudkan harapan mereka. Begitu besarnya kobaran api yang ada di dalam diri mereka. Api semangat.
Cara licik, cara haram tak luput pula dari usaha untuk mencapai harapan. Mereka yang putus asa, tidak kuat akan mencari jalan pintas. Pikiran kotor mulai merasuki mereka. Egois mulai menyelimuti diri mereka. Hanya untuk memenuhi harapan pribadi.
Harapan yang sangat sia-sia dan tidak berguna. Kalimat tersebut tepat sekali ditujukan untuk orang yang mencapainya dengan cara kotor. Harapan itu tidak ada artinya hanya gara-gara menggunakan cara yang salah. Kalian pasti berpikir untuk apa bersusah-susah mencapai harapan dengan cara yang tidak baik? Kalian tidak akan merasakan kebanggaan dan kebahagiaan yang sebenarnya. Hanya terpenuhi nafsu saja. Lalu bagaimana dengan mereka yang mencapainya dengan kerja keras dan tanpa cara kotor? Tentu mereka merasa lebih susah. Mereka merasakan lebih banyak pahit dan asam. Namun, kebahagiaan dan kebanggaan mereka jauh lebih besar. Ketika harapan telah dicapai, semua rasa pahit dan asam yang mereka alami hilang begitu saja. Senyum dan tawa pun menghiasi wajah mereka.
Jika kita adalah orang yang bijaksana, tentu kita tahu mana yang harus kita pilih. Banyak jalan untuk mewujudkan harapan. Tapi hanya ada satu jalan yang benar, jalan yang dilandaskan dengan kegiatan positif dan doa. \( ^o^ )/
SEMANGAT!!!
Jumat, 13 Juli 2012
Rabu, 20 Juni 2012
Heroes 2011, Japan
Hehe... Judulnya keren ya? XD Itu bukan judul yang terlintas di pikiran saya. Melainkan sebuah judul lagu yang diciptakan oleh orang Jepang. Dikomposori oleh Mariko Hata,liriknya diciptakan oleh Patrick Halan dan dinyanyikan oleh Hanayo . Lagu ini dibuat untuk menyatakan penghargaan dan terima kasih dari masyarakat Jepang kepada dunia yang telah membantu Jepang ketika terjadi bencana 11 Maret 2011 lalu. Ya, tsunami dan gempa bumi yang memporak-porandakan sebagian wilayah Jepang. Lagunya ditulis dalam Bahasa Inggris sehingga orang-orang yang ada di dunia bisa mengerti arti dari lagu ini. Cobalah dengarkan lagu ini. Kalian bisa merasakan rasa terima kasih yang begitu besar dari masyarakat Jepang.
Heroes 2011, Japan
Lyric
Thank you, friends far away
For all you think, feel and pray
for me and my family
in this, our time of need
Thank you, friends unseen
For all you've done and all it means
To me and my community
In this, our time of need
We'll be there for each other
so says everyone
but when all is said and done
Somewhere someone's fight goes on
But you
You shared your heart
The warm words repeated
We will not be defeated
Thank you friends nearby
For all you do and try
For me and my country
In this our time of need
Thank you, two simple words
So often said, so rarely heard
But honest and sincere indeed
In this our time of need
All of us, the world is one
so says everyone
but when all is said and done
Somewhere someone's fight goes on
But you
You shared your hearts
Then you shared your hands
We will stand strong again
No cape, no mask, no super-power
But a hero still, it's true
To us in our darkest hour
That hero, my friends, is you!
Yes, you
you shared your love
The warm words repeated
We will not be defeated
We will stand strong again
I, We, Japan
Oh, iya! Kalau kalian ingin mendengar dan melihat videonya bisa lihat di sini http://www.youtube.com/watch?v=cQF8Ad0l_w4
Heroes 2011, Japan
Lyric
Thank you, friends far away
For all you think, feel and pray
for me and my family
in this, our time of need
Thank you, friends unseen
For all you've done and all it means
To me and my community
In this, our time of need
We'll be there for each other
so says everyone
but when all is said and done
Somewhere someone's fight goes on
But you
You shared your heart
The warm words repeated
We will not be defeated
Thank you friends nearby
For all you do and try
For me and my country
In this our time of need
Thank you, two simple words
So often said, so rarely heard
But honest and sincere indeed
In this our time of need
All of us, the world is one
so says everyone
but when all is said and done
Somewhere someone's fight goes on
But you
You shared your hearts
Then you shared your hands
We will stand strong again
No cape, no mask, no super-power
But a hero still, it's true
To us in our darkest hour
That hero, my friends, is you!
Yes, you
you shared your love
The warm words repeated
We will not be defeated
We will stand strong again
I, We, Japan
Oh, iya! Kalau kalian ingin mendengar dan melihat videonya bisa lihat di sini http://www.youtube.com/watch?v=cQF8Ad0l_w4
Senin, 11 Juni 2012
YUI - Again
Pernahkah kalian merasa depresi karena gagal menjalankan sesuatu? Pernahkan kalian sakit hati ketika seseorang mengatakan hal buruk pada kalian? Pernahkah kalian ingin lari dari kenyataan? Pernahkah kalian berpikir "Untuk apa aku hidup?" Oh, tentu banyak sekali orang di dunia ini yang pernah merasakan hal itu. Tiba-tiba semua berubah mengerikan dan kita ingin mengakhirinya begitu saja. Tapi, tunggu dulu! Mengakhiri? Ya, kita selesaikan! Tapi bukan dengan jalan pintas yang melanggar norma kehidupan! Kita selesaikan dengan berani, kita tunjukkan sisi dewasa kita. Jangan takut untuk berubah menjadi baik. Ya, kira-kira seperti itulah makna yang terkandung di dalam lirik lagu YUI "Again". Lagu ini bernada rock tetapi liriknya benar-benar bagus. Semoga lirik lagu ini dapat membuka hati dan pikiran pembaca ∩( ・ω・)∩

Aku seharusnya mengikuti mimpiku
di jalan berangin yang sempit ini, bergumam di tengah keramaian orang
Bukannya aku ingin kembali ke masa lalu
aku hanya sedang mencari langitku yang pernah hilang
Aku harap kau mengerti
Jangan tunjukkan wajah sedihmu ketika kau berkorban/dikorbankan
Air mata tidak akan mengakhiri sebuah dosa. Kita harus membawanya bersama kita
untuk bertahan dalam labirin tanpa akhir di depan mata.
Untuk siapa aku menunggu ?
Seperti yang tercoret-coret di kertas kosong, aku ingin lebih jujur
Dari apa aku melarikan diri ?
Apakah hal ini yang disebut ‘kenyataan’ ?
“Aku hidup untuk membuat hal-hal ini menjadi kenyataan”
Di tengah malam ketika memoriku memudar.
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju.
Masih ada banyak hal dalam hidup untuk menghapus perasaan ini.
Aku akan merasa nostalgia tentang ini.
Aku menerima rasa sakit ini.
Aku harus meminta maaf untuk ini. Ah, maafkan aku.
Aku tidak bisa mengatakannya dengan baik. Aku hanya membuat khawatir.
Segala yang telah kuterima hari itu.
Segala yang akan kuterima besok.
Aku tidak akan mengaturnya dalam bentuk apapun.
Aku harap kau mengerti. Aku menutup mataku.
tapi aku masih bisa melihat hal-hal yang tak ingin kulihat.
Rumor tidak penting yang kudengar untuk pertama kalinya, so what ?
“Hadapilah dan kau akan terbiasa”
Jangan katakan kebohongan seperti ini.
Hatiku tidak tenang dari perasaan yang terdalam.
perasaan ‘terbakar’ menjalari tubuhku
Sebenarnya, aku mengharapkan sesuatu
dari hal yang disebut ‘kenyataan’ ini.
“Untuk apa aku hidup ?”
Aku ingin meneriakkannya dengan keras. Apakah kau bisa mendengarku ?
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju
Aku senang dengan semua kebaikan yang kuterima,
karena itu aku ingin menjadi lebih kuat untuk menghadapinya.
Aku menerima kawan dan lawan.
Bagaimana aku membuka pintu selanjutnya ? Aku berpikir.
Kisah yang tak dapat ditarik kembali telah dimulai.
Buka matamu. Buka matamu.
Masih ada banyak hal dalam hidup untuk menghapus perasaan ini.
Aku ingin mengulanginya dari awal lagi, supaya aku dapat menyelesaikan yang belum kuselesaikan.
Haruskah kita mulai LAGI ?
“Untuk apa aku hidup ?”
Aku ingin meneriakkannya dengan keras. Apakah kau bisa mendengarku ?
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju.
Aku senang dengan semua kebaikan yang kuterima,
karena itu aku ingin menjadi lebih kuat. Aku merasa nostalgia.
Aku menerima rasa sakit ini.

Aku seharusnya mengikuti mimpiku
di jalan berangin yang sempit ini, bergumam di tengah keramaian orang
Bukannya aku ingin kembali ke masa lalu
aku hanya sedang mencari langitku yang pernah hilang
Aku harap kau mengerti
Jangan tunjukkan wajah sedihmu ketika kau berkorban/dikorbankan
Air mata tidak akan mengakhiri sebuah dosa. Kita harus membawanya bersama kita
untuk bertahan dalam labirin tanpa akhir di depan mata.
Untuk siapa aku menunggu ?
Seperti yang tercoret-coret di kertas kosong, aku ingin lebih jujur
Dari apa aku melarikan diri ?
Apakah hal ini yang disebut ‘kenyataan’ ?
“Aku hidup untuk membuat hal-hal ini menjadi kenyataan”
Di tengah malam ketika memoriku memudar.
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju.
Masih ada banyak hal dalam hidup untuk menghapus perasaan ini.
Aku akan merasa nostalgia tentang ini.
Aku menerima rasa sakit ini.
Aku harus meminta maaf untuk ini. Ah, maafkan aku.
Aku tidak bisa mengatakannya dengan baik. Aku hanya membuat khawatir.
Segala yang telah kuterima hari itu.
Segala yang akan kuterima besok.
Aku tidak akan mengaturnya dalam bentuk apapun.
Aku harap kau mengerti. Aku menutup mataku.
tapi aku masih bisa melihat hal-hal yang tak ingin kulihat.
Rumor tidak penting yang kudengar untuk pertama kalinya, so what ?
“Hadapilah dan kau akan terbiasa”
Jangan katakan kebohongan seperti ini.
Hatiku tidak tenang dari perasaan yang terdalam.
perasaan ‘terbakar’ menjalari tubuhku
Sebenarnya, aku mengharapkan sesuatu
dari hal yang disebut ‘kenyataan’ ini.
“Untuk apa aku hidup ?”
Aku ingin meneriakkannya dengan keras. Apakah kau bisa mendengarku ?
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju
Aku senang dengan semua kebaikan yang kuterima,
karena itu aku ingin menjadi lebih kuat untuk menghadapinya.
Aku menerima kawan dan lawan.
Bagaimana aku membuka pintu selanjutnya ? Aku berpikir.
Kisah yang tak dapat ditarik kembali telah dimulai.
Buka matamu. Buka matamu.
Masih ada banyak hal dalam hidup untuk menghapus perasaan ini.
Aku ingin mengulanginya dari awal lagi, supaya aku dapat menyelesaikan yang belum kuselesaikan.
Haruskah kita mulai LAGI ?
“Untuk apa aku hidup ?”
Aku ingin meneriakkannya dengan keras. Apakah kau bisa mendengarku ?
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju.
Aku senang dengan semua kebaikan yang kuterima,
karena itu aku ingin menjadi lebih kuat. Aku merasa nostalgia.
Aku menerima rasa sakit ini.
Langganan:
Postingan (Atom)
Jumat, 13 Juli 2012
Harapan
Pernah gak sih kalian mengikuti ujian dan menginginkan nilai yang bagus? Pernah gak kalian menabung untuk membeli barang yang diinginkan? Pernah gak kalian memberi bantuan kepada anak yatim dengan harapan mereka bisa hidup lebih baik? Ya, pasti pernah. Mungkin tidak dalam kegiatan yang saya sebutkan barusan. Tetapi dengan kegiatan lain. Berharap, ya itulah yang kita lakukan dalam setiap kegiatan. Harapan itu seperti tujuan. Dan tentunya harapan yang baik, bukan seperti harapan agar orang lain celaka.
Setiap orang punya impian, harapan, cita-cita, maupun keinginan. Baik itu untuk diri sendiri ataupun orang lain. Setiap orang bekerja keras untuk bisa mewujudkan harapan mereka. Begitu besarnya kobaran api yang ada di dalam diri mereka. Api semangat.
Cara licik, cara haram tak luput pula dari usaha untuk mencapai harapan. Mereka yang putus asa, tidak kuat akan mencari jalan pintas. Pikiran kotor mulai merasuki mereka. Egois mulai menyelimuti diri mereka. Hanya untuk memenuhi harapan pribadi.
Harapan yang sangat sia-sia dan tidak berguna. Kalimat tersebut tepat sekali ditujukan untuk orang yang mencapainya dengan cara kotor. Harapan itu tidak ada artinya hanya gara-gara menggunakan cara yang salah. Kalian pasti berpikir untuk apa bersusah-susah mencapai harapan dengan cara yang tidak baik? Kalian tidak akan merasakan kebanggaan dan kebahagiaan yang sebenarnya. Hanya terpenuhi nafsu saja. Lalu bagaimana dengan mereka yang mencapainya dengan kerja keras dan tanpa cara kotor? Tentu mereka merasa lebih susah. Mereka merasakan lebih banyak pahit dan asam. Namun, kebahagiaan dan kebanggaan mereka jauh lebih besar. Ketika harapan telah dicapai, semua rasa pahit dan asam yang mereka alami hilang begitu saja. Senyum dan tawa pun menghiasi wajah mereka.
Jika kita adalah orang yang bijaksana, tentu kita tahu mana yang harus kita pilih. Banyak jalan untuk mewujudkan harapan. Tapi hanya ada satu jalan yang benar, jalan yang dilandaskan dengan kegiatan positif dan doa. \( ^o^ )/
SEMANGAT!!!
Setiap orang punya impian, harapan, cita-cita, maupun keinginan. Baik itu untuk diri sendiri ataupun orang lain. Setiap orang bekerja keras untuk bisa mewujudkan harapan mereka. Begitu besarnya kobaran api yang ada di dalam diri mereka. Api semangat.
Cara licik, cara haram tak luput pula dari usaha untuk mencapai harapan. Mereka yang putus asa, tidak kuat akan mencari jalan pintas. Pikiran kotor mulai merasuki mereka. Egois mulai menyelimuti diri mereka. Hanya untuk memenuhi harapan pribadi.
Harapan yang sangat sia-sia dan tidak berguna. Kalimat tersebut tepat sekali ditujukan untuk orang yang mencapainya dengan cara kotor. Harapan itu tidak ada artinya hanya gara-gara menggunakan cara yang salah. Kalian pasti berpikir untuk apa bersusah-susah mencapai harapan dengan cara yang tidak baik? Kalian tidak akan merasakan kebanggaan dan kebahagiaan yang sebenarnya. Hanya terpenuhi nafsu saja. Lalu bagaimana dengan mereka yang mencapainya dengan kerja keras dan tanpa cara kotor? Tentu mereka merasa lebih susah. Mereka merasakan lebih banyak pahit dan asam. Namun, kebahagiaan dan kebanggaan mereka jauh lebih besar. Ketika harapan telah dicapai, semua rasa pahit dan asam yang mereka alami hilang begitu saja. Senyum dan tawa pun menghiasi wajah mereka.
Jika kita adalah orang yang bijaksana, tentu kita tahu mana yang harus kita pilih. Banyak jalan untuk mewujudkan harapan. Tapi hanya ada satu jalan yang benar, jalan yang dilandaskan dengan kegiatan positif dan doa. \( ^o^ )/
SEMANGAT!!!
Rabu, 20 Juni 2012
Heroes 2011, Japan
Hehe... Judulnya keren ya? XD Itu bukan judul yang terlintas di pikiran saya. Melainkan sebuah judul lagu yang diciptakan oleh orang Jepang. Dikomposori oleh Mariko Hata,liriknya diciptakan oleh Patrick Halan dan dinyanyikan oleh Hanayo . Lagu ini dibuat untuk menyatakan penghargaan dan terima kasih dari masyarakat Jepang kepada dunia yang telah membantu Jepang ketika terjadi bencana 11 Maret 2011 lalu. Ya, tsunami dan gempa bumi yang memporak-porandakan sebagian wilayah Jepang. Lagunya ditulis dalam Bahasa Inggris sehingga orang-orang yang ada di dunia bisa mengerti arti dari lagu ini. Cobalah dengarkan lagu ini. Kalian bisa merasakan rasa terima kasih yang begitu besar dari masyarakat Jepang.
Heroes 2011, Japan
Lyric
Thank you, friends far away
For all you think, feel and pray
for me and my family
in this, our time of need
Thank you, friends unseen
For all you've done and all it means
To me and my community
In this, our time of need
We'll be there for each other
so says everyone
but when all is said and done
Somewhere someone's fight goes on
But you
You shared your heart
The warm words repeated
We will not be defeated
Thank you friends nearby
For all you do and try
For me and my country
In this our time of need
Thank you, two simple words
So often said, so rarely heard
But honest and sincere indeed
In this our time of need
All of us, the world is one
so says everyone
but when all is said and done
Somewhere someone's fight goes on
But you
You shared your hearts
Then you shared your hands
We will stand strong again
No cape, no mask, no super-power
But a hero still, it's true
To us in our darkest hour
That hero, my friends, is you!
Yes, you
you shared your love
The warm words repeated
We will not be defeated
We will stand strong again
I, We, Japan
Oh, iya! Kalau kalian ingin mendengar dan melihat videonya bisa lihat di sini http://www.youtube.com/watch?v=cQF8Ad0l_w4
Heroes 2011, Japan
Lyric
Thank you, friends far away
For all you think, feel and pray
for me and my family
in this, our time of need
Thank you, friends unseen
For all you've done and all it means
To me and my community
In this, our time of need
We'll be there for each other
so says everyone
but when all is said and done
Somewhere someone's fight goes on
But you
You shared your heart
The warm words repeated
We will not be defeated
Thank you friends nearby
For all you do and try
For me and my country
In this our time of need
Thank you, two simple words
So often said, so rarely heard
But honest and sincere indeed
In this our time of need
All of us, the world is one
so says everyone
but when all is said and done
Somewhere someone's fight goes on
But you
You shared your hearts
Then you shared your hands
We will stand strong again
No cape, no mask, no super-power
But a hero still, it's true
To us in our darkest hour
That hero, my friends, is you!
Yes, you
you shared your love
The warm words repeated
We will not be defeated
We will stand strong again
I, We, Japan
Oh, iya! Kalau kalian ingin mendengar dan melihat videonya bisa lihat di sini http://www.youtube.com/watch?v=cQF8Ad0l_w4
Senin, 11 Juni 2012
YUI - Again
Pernahkah kalian merasa depresi karena gagal menjalankan sesuatu? Pernahkan kalian sakit hati ketika seseorang mengatakan hal buruk pada kalian? Pernahkah kalian ingin lari dari kenyataan? Pernahkah kalian berpikir "Untuk apa aku hidup?" Oh, tentu banyak sekali orang di dunia ini yang pernah merasakan hal itu. Tiba-tiba semua berubah mengerikan dan kita ingin mengakhirinya begitu saja. Tapi, tunggu dulu! Mengakhiri? Ya, kita selesaikan! Tapi bukan dengan jalan pintas yang melanggar norma kehidupan! Kita selesaikan dengan berani, kita tunjukkan sisi dewasa kita. Jangan takut untuk berubah menjadi baik. Ya, kira-kira seperti itulah makna yang terkandung di dalam lirik lagu YUI "Again". Lagu ini bernada rock tetapi liriknya benar-benar bagus. Semoga lirik lagu ini dapat membuka hati dan pikiran pembaca ∩( ・ω・)∩

Aku seharusnya mengikuti mimpiku
di jalan berangin yang sempit ini, bergumam di tengah keramaian orang
Bukannya aku ingin kembali ke masa lalu
aku hanya sedang mencari langitku yang pernah hilang
Aku harap kau mengerti
Jangan tunjukkan wajah sedihmu ketika kau berkorban/dikorbankan
Air mata tidak akan mengakhiri sebuah dosa. Kita harus membawanya bersama kita
untuk bertahan dalam labirin tanpa akhir di depan mata.
Untuk siapa aku menunggu ?
Seperti yang tercoret-coret di kertas kosong, aku ingin lebih jujur
Dari apa aku melarikan diri ?
Apakah hal ini yang disebut ‘kenyataan’ ?
“Aku hidup untuk membuat hal-hal ini menjadi kenyataan”
Di tengah malam ketika memoriku memudar.
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju.
Masih ada banyak hal dalam hidup untuk menghapus perasaan ini.
Aku akan merasa nostalgia tentang ini.
Aku menerima rasa sakit ini.
Aku harus meminta maaf untuk ini. Ah, maafkan aku.
Aku tidak bisa mengatakannya dengan baik. Aku hanya membuat khawatir.
Segala yang telah kuterima hari itu.
Segala yang akan kuterima besok.
Aku tidak akan mengaturnya dalam bentuk apapun.
Aku harap kau mengerti. Aku menutup mataku.
tapi aku masih bisa melihat hal-hal yang tak ingin kulihat.
Rumor tidak penting yang kudengar untuk pertama kalinya, so what ?
“Hadapilah dan kau akan terbiasa”
Jangan katakan kebohongan seperti ini.
Hatiku tidak tenang dari perasaan yang terdalam.
perasaan ‘terbakar’ menjalari tubuhku
Sebenarnya, aku mengharapkan sesuatu
dari hal yang disebut ‘kenyataan’ ini.
“Untuk apa aku hidup ?”
Aku ingin meneriakkannya dengan keras. Apakah kau bisa mendengarku ?
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju
Aku senang dengan semua kebaikan yang kuterima,
karena itu aku ingin menjadi lebih kuat untuk menghadapinya.
Aku menerima kawan dan lawan.
Bagaimana aku membuka pintu selanjutnya ? Aku berpikir.
Kisah yang tak dapat ditarik kembali telah dimulai.
Buka matamu. Buka matamu.
Masih ada banyak hal dalam hidup untuk menghapus perasaan ini.
Aku ingin mengulanginya dari awal lagi, supaya aku dapat menyelesaikan yang belum kuselesaikan.
Haruskah kita mulai LAGI ?
“Untuk apa aku hidup ?”
Aku ingin meneriakkannya dengan keras. Apakah kau bisa mendengarku ?
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju.
Aku senang dengan semua kebaikan yang kuterima,
karena itu aku ingin menjadi lebih kuat. Aku merasa nostalgia.
Aku menerima rasa sakit ini.

Aku seharusnya mengikuti mimpiku
di jalan berangin yang sempit ini, bergumam di tengah keramaian orang
Bukannya aku ingin kembali ke masa lalu
aku hanya sedang mencari langitku yang pernah hilang
Aku harap kau mengerti
Jangan tunjukkan wajah sedihmu ketika kau berkorban/dikorbankan
Air mata tidak akan mengakhiri sebuah dosa. Kita harus membawanya bersama kita
untuk bertahan dalam labirin tanpa akhir di depan mata.
Untuk siapa aku menunggu ?
Seperti yang tercoret-coret di kertas kosong, aku ingin lebih jujur
Dari apa aku melarikan diri ?
Apakah hal ini yang disebut ‘kenyataan’ ?
“Aku hidup untuk membuat hal-hal ini menjadi kenyataan”
Di tengah malam ketika memoriku memudar.
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju.
Masih ada banyak hal dalam hidup untuk menghapus perasaan ini.
Aku akan merasa nostalgia tentang ini.
Aku menerima rasa sakit ini.
Aku harus meminta maaf untuk ini. Ah, maafkan aku.
Aku tidak bisa mengatakannya dengan baik. Aku hanya membuat khawatir.
Segala yang telah kuterima hari itu.
Segala yang akan kuterima besok.
Aku tidak akan mengaturnya dalam bentuk apapun.
Aku harap kau mengerti. Aku menutup mataku.
tapi aku masih bisa melihat hal-hal yang tak ingin kulihat.
Rumor tidak penting yang kudengar untuk pertama kalinya, so what ?
“Hadapilah dan kau akan terbiasa”
Jangan katakan kebohongan seperti ini.
Hatiku tidak tenang dari perasaan yang terdalam.
perasaan ‘terbakar’ menjalari tubuhku
Sebenarnya, aku mengharapkan sesuatu
dari hal yang disebut ‘kenyataan’ ini.
“Untuk apa aku hidup ?”
Aku ingin meneriakkannya dengan keras. Apakah kau bisa mendengarku ?
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju
Aku senang dengan semua kebaikan yang kuterima,
karena itu aku ingin menjadi lebih kuat untuk menghadapinya.
Aku menerima kawan dan lawan.
Bagaimana aku membuka pintu selanjutnya ? Aku berpikir.
Kisah yang tak dapat ditarik kembali telah dimulai.
Buka matamu. Buka matamu.
Masih ada banyak hal dalam hidup untuk menghapus perasaan ini.
Aku ingin mengulanginya dari awal lagi, supaya aku dapat menyelesaikan yang belum kuselesaikan.
Haruskah kita mulai LAGI ?
“Untuk apa aku hidup ?”
Aku ingin meneriakkannya dengan keras. Apakah kau bisa mendengarku ?
Aku tidak bisa berpura-pura (merasa aman) lagi
tapi tidak ada tempat untuk kutuju.
Aku senang dengan semua kebaikan yang kuterima,
karena itu aku ingin menjadi lebih kuat. Aku merasa nostalgia.
Aku menerima rasa sakit ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

