Sekarang kita akan membicarakan tentang manga. Apa itu manga? Pasti ada yang sudah tahu dan belum. Lalu, bagi yang sudah tahu, apa benar-benar tahu seluk-beluk tentang manga??? Oke, kita kupas aja sekarang! Yosssss
MANGA
Manga (漫画) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) adalah orang yang menggambar manga.
Perbedaan mendasar antara sebutan manga dan komik adalah pembedaan pengelompokan, di mana manga lebih terfokus kepada komik-komik Jepang (kadang juga termasuk Asia), dan komik lebih kepada komik komik buatan Eropa/Barat.
MANGA DI JEPANG
Majalah-majalah manga di Jepang biasanya terdiri dari beberapa judul komik yang masing-masing mengisi sekitar 30-40 halaman majalah itu (satu bab). Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Jika sukses, sebuah judul manga bisa terbit hingga bertahun-tahun.
Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul.
Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia.
* Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shonen
* sedangkan yang untuk perempuan disebut shoujo.
Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan (小学館) dan Shueisha (集英社)
GAYA PENGGAMBARAN
Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Ada juga gaya menggambar Lolicon maupun Shotacon.
Tidak semua manga digambarkan dengan sederhana. Beberapa mangaka menggunakan style yang realistis, walaupun dalam beberapa elemen masih bisa dikategorikan manga. Seperti contohnya Vagabond, karya Takehiko Inoue yang menonjolkan penggunaan arsir, proporsi seimbang dan setting yang realistis.Tetap, Vagabond dikategorikan manga karena gaya penggambaran mata, serta beberapa bagian yang simpel. Manga juga biasa digambar dalam monochrome dan gradasinya yang biasa disebut tone.
Untuk komik jangka panjang atau yang memiliki ratusan volume, umumnya seiring dengan perkembangan waktu, para mangaka akan mengalami perubahan goresan yang cukup signifikan.Contoh yang umum di Indonesia mungkin karaya Hojo Tsukasa yang dari Cat Eyes berubah menjadi seperti dalam City Hunter. Atau karya lain Ah ! My Goddess yang dimulai sejak 1988 dan sampai sekarang masih terus berjalan. One Piece and Naruto pun cukup berubah bila dibandingkan pada goresan volume volume awal. Gak percaya? Coba deh perhatikan dengan seksama naruto manga volume awal sama yang sekarang, ada perbedaan? Pasti! Putri aja udah buktikan, hehe....
DOUJINSHI
Doujinshi adalah sebutan bagi manga yang dibuat oleh fans manga tersebut yang memiliki alur cerita atau ending yang berbeda dari manga aslinya. Para fans ini biasa mendistribusikannya dari tangan ke tangan, dijual secara indie di toko doujinshi, atau mengikuti konvensi akbar doujinshi yang biasa disebut Comiket. Disini dijual ribuan judul doujinshi tiap tahunnya. Pengunjungnya bisa mencapai 400.000 orang.
Doujinshi sendiri kadang menjadi batu loncatan seseorang/kelompok untuk menjadi mangaka. Ken Akamatsu (Love Hina, Negima) juga sering membuat dojin karyanya sendiri. Manga yang bertema hentai biasanya adalah dojin dari manga tertentu yang sudah terkenal. Biasanya karakter manga tersebut memang didesain untuk jadi "sasaran" para dojin-ka (sebutan bagi para pembuat dojin, sama seperi manga-ka).
JENIS MANGA
Banyak dari jenis-jenis ini juga berlaku untuk anime dan permainan komputer Jepang.
Berdasarkan jenis pembaca
* kodomo (子供) — untuk anak-anak.
* josei (女性) (atau redikomi) — wanita.
* seinen (青年) — pria.
* shōjo (少女) — remaja perempuan.
* shōnen (少年) — remaja lelaki.
Oke, semoga bermanfaat!!! ^o^
Kamis, 03 Juni 2010
Sabtu, 29 Mei 2010
Pesawat Super Cepat!!!
Hi, guys!!! Tentunya kalian pernah naik pesawat kan? Pasti! Tapi, mungkin ada yang belum pernah ya...Gak apa-apa, no problem! Sekarang Putri mau kasih info nih buat kalian! Pesawat super cepat!! Ah, semua pesawat kan memang cepat dari pada transportasi lain. Tapi, ada yang lebih dashyat nih! Apa tuh, come'n kita lihat!
Nah, ada jenis pesawat yang super cepat, nih, pesawat supersonik! Pesawat ini dapat terbang melebihi kecepatan bunyi. Bunyi merambat dengan kecepatan 1.194 km per jam melalui udara 0 derajat celcius.
Dua buah pesawat yang dirancang untuk terbang dengan kecepatan supersonik adalah pesawat Concorde, hasil kerjasama Inggris dan Perancis dan pesawat Uni Soviet Tupolev TU-144.
Pesawat itu membutuhkan waktu terbang dari Eropa ke Amerika hanya setengah dari waktu perjalanan pesawat terbang subsonik seperti Boeing 727.
Concorde pertama kali diterbangkan tahun 1969 sedangkan TU-144 pada tahun 1968. Peswat Concorde mulai dipakai untuk pelayanan penumpang komersial pada tahun 1976. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan sampai 2.333 km per jam. Ck...ck...benar-benar secepat kilat!
Bagaimana jika pesawat supersonik terbang? Karena benda ini terbang lebih cepat dari kecepatan bunyi maka akan melewati tembok udara. Ini akan menimbulkan dentuman hebaat seperti petir. Hii, seram juga!!! Ya iyalah, suara petir kan asli bikin jantungan.
Kejadian ini berlangsung bila udara didesak ke pinggir oleh pesawat dan kemudian mendesak kembali ketika pesawat terbang berlalu.
Pesawat Supersonik itu dibuat dari logam kuat dan ringan. Bahan-bahan itu tahan suhu tinggi yang timbul akibat terbang pada kecepatan tinggi. Nah, siapa yang mau mencoba naik pesawat supersonik? Oke, Insya Allah terkabul ya, he...he...
Sumber : Kidnesia.com
Nah, ada jenis pesawat yang super cepat, nih, pesawat supersonik! Pesawat ini dapat terbang melebihi kecepatan bunyi. Bunyi merambat dengan kecepatan 1.194 km per jam melalui udara 0 derajat celcius.
Dua buah pesawat yang dirancang untuk terbang dengan kecepatan supersonik adalah pesawat Concorde, hasil kerjasama Inggris dan Perancis dan pesawat Uni Soviet Tupolev TU-144.
Pesawat itu membutuhkan waktu terbang dari Eropa ke Amerika hanya setengah dari waktu perjalanan pesawat terbang subsonik seperti Boeing 727.
Concorde pertama kali diterbangkan tahun 1969 sedangkan TU-144 pada tahun 1968. Peswat Concorde mulai dipakai untuk pelayanan penumpang komersial pada tahun 1976. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan sampai 2.333 km per jam. Ck...ck...benar-benar secepat kilat!
Bagaimana jika pesawat supersonik terbang? Karena benda ini terbang lebih cepat dari kecepatan bunyi maka akan melewati tembok udara. Ini akan menimbulkan dentuman hebaat seperti petir. Hii, seram juga!!! Ya iyalah, suara petir kan asli bikin jantungan.
Kejadian ini berlangsung bila udara didesak ke pinggir oleh pesawat dan kemudian mendesak kembali ketika pesawat terbang berlalu.
Pesawat Supersonik itu dibuat dari logam kuat dan ringan. Bahan-bahan itu tahan suhu tinggi yang timbul akibat terbang pada kecepatan tinggi. Nah, siapa yang mau mencoba naik pesawat supersonik? Oke, Insya Allah terkabul ya, he...he...
Sumber : Kidnesia.com
Senin, 12 April 2010
Mengejar Ilmu Pengetahuan, Yeah !!
Info ini Putri dapat dari salah satu majalah favorit Putri, aha...ha...ha...Gak apa-apa deh, Putri cuma mau berbagi ilmu pengetahuan. Sesuai dengan judul kali ini, ''Mengejar Ilmu Pengetahuan, Yeah!!''. Judulnya Putri karang sendiri loh! Okay, jangan banyak ngomong lagi, langsung kita kupas yaa!! ^^
Pernah gak sih, kalian bertanya-tanya sejak kapan manusia mempelajari ilmu pengetahuan dan kerajinan ? Hmmm...untuk menjawab pertanyaan yang satu ini, mari kita kembali ke masa lalu, wuusss.
Manusia sudah mempelajari ilmu pengetahuan dan kerajinan sejak zaman purba. Ilmu pengetahuan dan kerajinan itu dipelajari untuk bertahan hidup. Gak jauh beda sama kita sih, kita tanpa ilmu mana bisa bertahan hidup. Coba bayangkan kita memiliki pisau tapi gak tahu cara menggunakannya? Nah, untuk bisa menggunakannya, kita perlu ilmu pengetahuan tentang cara menggunakan pisau! Betul kan yang Putri bilang!
Manusia belajar dengan cara mengamati alam sekitarnya. Pada zaman purba, manusia belajar mencari makanan. Misalnya nih, apa ciri buah beracun dan bagaimana menangkap binatang.
Manusia kemudian membuat kerajinan berupa tombak kayu. Kerajinan tombak kayu ini adalah teknologi manusia paling awal. Lama kelamaan, manusia menambahkan batu dan besi sebagai mata tombak.
Zaman dulu, ilmu pengetahuan diajarkan secara lisan. Tahu lisan kan? Diambil dari kata bahasa arab, lisanun yang artinya lidah. Maka dengan pengucapan, bukan tertulis, he...he...Keajaiban alam tidak berhasil dijelaskan, dijadikan takhyul dan dongeng. Eh, jangan salah loh! Dongeng ini sama manfaatnya dengan ilmu pengetahuan. Bangsa Slovenia, Indian, dan Indonesia termasuk bangsa yang punya banyak dongeng. Bangsa Cina, Babylonia, Mesir, Yunani, Inka, dan Maya adalah bangsa yang mencatat ilmu pengetahuan secara tertulis. Tapi, ilmu pengetahuan kurang berkembang waktu itu. Karena, hanya orang terkenal saja yang boleh berpendapat, meskipun pendapat mereka kadang salah. Aristoteles dari Yunani dapat menjadi ilmuwan filsafat, hukum, dan sains (llmu pengetahuan alam ).
Pernah gak sih, kalian bertanya-tanya sejak kapan manusia mempelajari ilmu pengetahuan dan kerajinan ? Hmmm...untuk menjawab pertanyaan yang satu ini, mari kita kembali ke masa lalu, wuusss.
Manusia sudah mempelajari ilmu pengetahuan dan kerajinan sejak zaman purba. Ilmu pengetahuan dan kerajinan itu dipelajari untuk bertahan hidup. Gak jauh beda sama kita sih, kita tanpa ilmu mana bisa bertahan hidup. Coba bayangkan kita memiliki pisau tapi gak tahu cara menggunakannya? Nah, untuk bisa menggunakannya, kita perlu ilmu pengetahuan tentang cara menggunakan pisau! Betul kan yang Putri bilang!
Manusia belajar dengan cara mengamati alam sekitarnya. Pada zaman purba, manusia belajar mencari makanan. Misalnya nih, apa ciri buah beracun dan bagaimana menangkap binatang.
Manusia kemudian membuat kerajinan berupa tombak kayu. Kerajinan tombak kayu ini adalah teknologi manusia paling awal. Lama kelamaan, manusia menambahkan batu dan besi sebagai mata tombak.
Zaman dulu, ilmu pengetahuan diajarkan secara lisan. Tahu lisan kan? Diambil dari kata bahasa arab, lisanun yang artinya lidah. Maka dengan pengucapan, bukan tertulis, he...he...Keajaiban alam tidak berhasil dijelaskan, dijadikan takhyul dan dongeng. Eh, jangan salah loh! Dongeng ini sama manfaatnya dengan ilmu pengetahuan. Bangsa Slovenia, Indian, dan Indonesia termasuk bangsa yang punya banyak dongeng. Bangsa Cina, Babylonia, Mesir, Yunani, Inka, dan Maya adalah bangsa yang mencatat ilmu pengetahuan secara tertulis. Tapi, ilmu pengetahuan kurang berkembang waktu itu. Karena, hanya orang terkenal saja yang boleh berpendapat, meskipun pendapat mereka kadang salah. Aristoteles dari Yunani dapat menjadi ilmuwan filsafat, hukum, dan sains (llmu pengetahuan alam ).
Ilmu pengetahuan alam berkembang pesat berkat Galileo Galilei pada tahun 1609. Menurut Galileo, tiap orang boleh punya pendapat baru, asal pendapat itu teruji secara ilmiah. Pendapat baru pun banyak bermunculan dan menjadi ilmu pengetahuan baru. Hmmm...Galileo pun dinobatkan sebagai bapak sains modern. Ilmu pengetahuan telah berkembang sangat cepat dan rumit. Kini, anak Sekolah Dasar harus belajar ilmu pengetahuan yang dipelajari orang tua saat SMP, wow!
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamis, 03 Juni 2010
ABOUT MANGA!!!!
Sekarang kita akan membicarakan tentang manga. Apa itu manga? Pasti ada yang sudah tahu dan belum. Lalu, bagi yang sudah tahu, apa benar-benar tahu seluk-beluk tentang manga??? Oke, kita kupas aja sekarang! Yosssss
MANGA
Manga (漫画) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) adalah orang yang menggambar manga.
Perbedaan mendasar antara sebutan manga dan komik adalah pembedaan pengelompokan, di mana manga lebih terfokus kepada komik-komik Jepang (kadang juga termasuk Asia), dan komik lebih kepada komik komik buatan Eropa/Barat.
MANGA DI JEPANG
Majalah-majalah manga di Jepang biasanya terdiri dari beberapa judul komik yang masing-masing mengisi sekitar 30-40 halaman majalah itu (satu bab). Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Jika sukses, sebuah judul manga bisa terbit hingga bertahun-tahun.
Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul.
Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia.
* Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shonen
* sedangkan yang untuk perempuan disebut shoujo.
Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan (小学館) dan Shueisha (集英社)
GAYA PENGGAMBARAN
Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Ada juga gaya menggambar Lolicon maupun Shotacon.
Tidak semua manga digambarkan dengan sederhana. Beberapa mangaka menggunakan style yang realistis, walaupun dalam beberapa elemen masih bisa dikategorikan manga. Seperti contohnya Vagabond, karya Takehiko Inoue yang menonjolkan penggunaan arsir, proporsi seimbang dan setting yang realistis.Tetap, Vagabond dikategorikan manga karena gaya penggambaran mata, serta beberapa bagian yang simpel. Manga juga biasa digambar dalam monochrome dan gradasinya yang biasa disebut tone.
Untuk komik jangka panjang atau yang memiliki ratusan volume, umumnya seiring dengan perkembangan waktu, para mangaka akan mengalami perubahan goresan yang cukup signifikan.Contoh yang umum di Indonesia mungkin karaya Hojo Tsukasa yang dari Cat Eyes berubah menjadi seperti dalam City Hunter. Atau karya lain Ah ! My Goddess yang dimulai sejak 1988 dan sampai sekarang masih terus berjalan. One Piece and Naruto pun cukup berubah bila dibandingkan pada goresan volume volume awal. Gak percaya? Coba deh perhatikan dengan seksama naruto manga volume awal sama yang sekarang, ada perbedaan? Pasti! Putri aja udah buktikan, hehe....
DOUJINSHI
Doujinshi adalah sebutan bagi manga yang dibuat oleh fans manga tersebut yang memiliki alur cerita atau ending yang berbeda dari manga aslinya. Para fans ini biasa mendistribusikannya dari tangan ke tangan, dijual secara indie di toko doujinshi, atau mengikuti konvensi akbar doujinshi yang biasa disebut Comiket. Disini dijual ribuan judul doujinshi tiap tahunnya. Pengunjungnya bisa mencapai 400.000 orang.
Doujinshi sendiri kadang menjadi batu loncatan seseorang/kelompok untuk menjadi mangaka. Ken Akamatsu (Love Hina, Negima) juga sering membuat dojin karyanya sendiri. Manga yang bertema hentai biasanya adalah dojin dari manga tertentu yang sudah terkenal. Biasanya karakter manga tersebut memang didesain untuk jadi "sasaran" para dojin-ka (sebutan bagi para pembuat dojin, sama seperi manga-ka).
JENIS MANGA
Banyak dari jenis-jenis ini juga berlaku untuk anime dan permainan komputer Jepang.
Berdasarkan jenis pembaca
* kodomo (子供) — untuk anak-anak.
* josei (女性) (atau redikomi) — wanita.
* seinen (青年) — pria.
* shōjo (少女) — remaja perempuan.
* shōnen (少年) — remaja lelaki.
Oke, semoga bermanfaat!!! ^o^
MANGA
Manga (漫画) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) adalah orang yang menggambar manga.
Perbedaan mendasar antara sebutan manga dan komik adalah pembedaan pengelompokan, di mana manga lebih terfokus kepada komik-komik Jepang (kadang juga termasuk Asia), dan komik lebih kepada komik komik buatan Eropa/Barat.
MANGA DI JEPANG
Majalah-majalah manga di Jepang biasanya terdiri dari beberapa judul komik yang masing-masing mengisi sekitar 30-40 halaman majalah itu (satu bab). Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Jika sukses, sebuah judul manga bisa terbit hingga bertahun-tahun.
Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul.
Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia.
* Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shonen
* sedangkan yang untuk perempuan disebut shoujo.
Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan (小学館) dan Shueisha (集英社)
GAYA PENGGAMBARAN
Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Ada juga gaya menggambar Lolicon maupun Shotacon.
Tidak semua manga digambarkan dengan sederhana. Beberapa mangaka menggunakan style yang realistis, walaupun dalam beberapa elemen masih bisa dikategorikan manga. Seperti contohnya Vagabond, karya Takehiko Inoue yang menonjolkan penggunaan arsir, proporsi seimbang dan setting yang realistis.Tetap, Vagabond dikategorikan manga karena gaya penggambaran mata, serta beberapa bagian yang simpel. Manga juga biasa digambar dalam monochrome dan gradasinya yang biasa disebut tone.
Untuk komik jangka panjang atau yang memiliki ratusan volume, umumnya seiring dengan perkembangan waktu, para mangaka akan mengalami perubahan goresan yang cukup signifikan.Contoh yang umum di Indonesia mungkin karaya Hojo Tsukasa yang dari Cat Eyes berubah menjadi seperti dalam City Hunter. Atau karya lain Ah ! My Goddess yang dimulai sejak 1988 dan sampai sekarang masih terus berjalan. One Piece and Naruto pun cukup berubah bila dibandingkan pada goresan volume volume awal. Gak percaya? Coba deh perhatikan dengan seksama naruto manga volume awal sama yang sekarang, ada perbedaan? Pasti! Putri aja udah buktikan, hehe....
DOUJINSHI
Doujinshi adalah sebutan bagi manga yang dibuat oleh fans manga tersebut yang memiliki alur cerita atau ending yang berbeda dari manga aslinya. Para fans ini biasa mendistribusikannya dari tangan ke tangan, dijual secara indie di toko doujinshi, atau mengikuti konvensi akbar doujinshi yang biasa disebut Comiket. Disini dijual ribuan judul doujinshi tiap tahunnya. Pengunjungnya bisa mencapai 400.000 orang.
Doujinshi sendiri kadang menjadi batu loncatan seseorang/kelompok untuk menjadi mangaka. Ken Akamatsu (Love Hina, Negima) juga sering membuat dojin karyanya sendiri. Manga yang bertema hentai biasanya adalah dojin dari manga tertentu yang sudah terkenal. Biasanya karakter manga tersebut memang didesain untuk jadi "sasaran" para dojin-ka (sebutan bagi para pembuat dojin, sama seperi manga-ka).
JENIS MANGA
Banyak dari jenis-jenis ini juga berlaku untuk anime dan permainan komputer Jepang.
Berdasarkan jenis pembaca
* kodomo (子供) — untuk anak-anak.
* josei (女性) (atau redikomi) — wanita.
* seinen (青年) — pria.
* shōjo (少女) — remaja perempuan.
* shōnen (少年) — remaja lelaki.
Oke, semoga bermanfaat!!! ^o^
Sabtu, 29 Mei 2010
Pesawat Super Cepat!!!
Hi, guys!!! Tentunya kalian pernah naik pesawat kan? Pasti! Tapi, mungkin ada yang belum pernah ya...Gak apa-apa, no problem! Sekarang Putri mau kasih info nih buat kalian! Pesawat super cepat!! Ah, semua pesawat kan memang cepat dari pada transportasi lain. Tapi, ada yang lebih dashyat nih! Apa tuh, come'n kita lihat!
Nah, ada jenis pesawat yang super cepat, nih, pesawat supersonik! Pesawat ini dapat terbang melebihi kecepatan bunyi. Bunyi merambat dengan kecepatan 1.194 km per jam melalui udara 0 derajat celcius.
Dua buah pesawat yang dirancang untuk terbang dengan kecepatan supersonik adalah pesawat Concorde, hasil kerjasama Inggris dan Perancis dan pesawat Uni Soviet Tupolev TU-144.
Pesawat itu membutuhkan waktu terbang dari Eropa ke Amerika hanya setengah dari waktu perjalanan pesawat terbang subsonik seperti Boeing 727.
Concorde pertama kali diterbangkan tahun 1969 sedangkan TU-144 pada tahun 1968. Peswat Concorde mulai dipakai untuk pelayanan penumpang komersial pada tahun 1976. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan sampai 2.333 km per jam. Ck...ck...benar-benar secepat kilat!
Bagaimana jika pesawat supersonik terbang? Karena benda ini terbang lebih cepat dari kecepatan bunyi maka akan melewati tembok udara. Ini akan menimbulkan dentuman hebaat seperti petir. Hii, seram juga!!! Ya iyalah, suara petir kan asli bikin jantungan.
Kejadian ini berlangsung bila udara didesak ke pinggir oleh pesawat dan kemudian mendesak kembali ketika pesawat terbang berlalu.
Pesawat Supersonik itu dibuat dari logam kuat dan ringan. Bahan-bahan itu tahan suhu tinggi yang timbul akibat terbang pada kecepatan tinggi. Nah, siapa yang mau mencoba naik pesawat supersonik? Oke, Insya Allah terkabul ya, he...he...
Sumber : Kidnesia.com
Nah, ada jenis pesawat yang super cepat, nih, pesawat supersonik! Pesawat ini dapat terbang melebihi kecepatan bunyi. Bunyi merambat dengan kecepatan 1.194 km per jam melalui udara 0 derajat celcius.
Dua buah pesawat yang dirancang untuk terbang dengan kecepatan supersonik adalah pesawat Concorde, hasil kerjasama Inggris dan Perancis dan pesawat Uni Soviet Tupolev TU-144.
Pesawat itu membutuhkan waktu terbang dari Eropa ke Amerika hanya setengah dari waktu perjalanan pesawat terbang subsonik seperti Boeing 727.
Concorde pertama kali diterbangkan tahun 1969 sedangkan TU-144 pada tahun 1968. Peswat Concorde mulai dipakai untuk pelayanan penumpang komersial pada tahun 1976. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan sampai 2.333 km per jam. Ck...ck...benar-benar secepat kilat!
Bagaimana jika pesawat supersonik terbang? Karena benda ini terbang lebih cepat dari kecepatan bunyi maka akan melewati tembok udara. Ini akan menimbulkan dentuman hebaat seperti petir. Hii, seram juga!!! Ya iyalah, suara petir kan asli bikin jantungan.
Kejadian ini berlangsung bila udara didesak ke pinggir oleh pesawat dan kemudian mendesak kembali ketika pesawat terbang berlalu.
Pesawat Supersonik itu dibuat dari logam kuat dan ringan. Bahan-bahan itu tahan suhu tinggi yang timbul akibat terbang pada kecepatan tinggi. Nah, siapa yang mau mencoba naik pesawat supersonik? Oke, Insya Allah terkabul ya, he...he...
Sumber : Kidnesia.com
Senin, 12 April 2010
Mengejar Ilmu Pengetahuan, Yeah !!
Info ini Putri dapat dari salah satu majalah favorit Putri, aha...ha...ha...Gak apa-apa deh, Putri cuma mau berbagi ilmu pengetahuan. Sesuai dengan judul kali ini, ''Mengejar Ilmu Pengetahuan, Yeah!!''. Judulnya Putri karang sendiri loh! Okay, jangan banyak ngomong lagi, langsung kita kupas yaa!! ^^
Pernah gak sih, kalian bertanya-tanya sejak kapan manusia mempelajari ilmu pengetahuan dan kerajinan ? Hmmm...untuk menjawab pertanyaan yang satu ini, mari kita kembali ke masa lalu, wuusss.
Manusia sudah mempelajari ilmu pengetahuan dan kerajinan sejak zaman purba. Ilmu pengetahuan dan kerajinan itu dipelajari untuk bertahan hidup. Gak jauh beda sama kita sih, kita tanpa ilmu mana bisa bertahan hidup. Coba bayangkan kita memiliki pisau tapi gak tahu cara menggunakannya? Nah, untuk bisa menggunakannya, kita perlu ilmu pengetahuan tentang cara menggunakan pisau! Betul kan yang Putri bilang!
Manusia belajar dengan cara mengamati alam sekitarnya. Pada zaman purba, manusia belajar mencari makanan. Misalnya nih, apa ciri buah beracun dan bagaimana menangkap binatang.
Manusia kemudian membuat kerajinan berupa tombak kayu. Kerajinan tombak kayu ini adalah teknologi manusia paling awal. Lama kelamaan, manusia menambahkan batu dan besi sebagai mata tombak.
Zaman dulu, ilmu pengetahuan diajarkan secara lisan. Tahu lisan kan? Diambil dari kata bahasa arab, lisanun yang artinya lidah. Maka dengan pengucapan, bukan tertulis, he...he...Keajaiban alam tidak berhasil dijelaskan, dijadikan takhyul dan dongeng. Eh, jangan salah loh! Dongeng ini sama manfaatnya dengan ilmu pengetahuan. Bangsa Slovenia, Indian, dan Indonesia termasuk bangsa yang punya banyak dongeng. Bangsa Cina, Babylonia, Mesir, Yunani, Inka, dan Maya adalah bangsa yang mencatat ilmu pengetahuan secara tertulis. Tapi, ilmu pengetahuan kurang berkembang waktu itu. Karena, hanya orang terkenal saja yang boleh berpendapat, meskipun pendapat mereka kadang salah. Aristoteles dari Yunani dapat menjadi ilmuwan filsafat, hukum, dan sains (llmu pengetahuan alam ).
Pernah gak sih, kalian bertanya-tanya sejak kapan manusia mempelajari ilmu pengetahuan dan kerajinan ? Hmmm...untuk menjawab pertanyaan yang satu ini, mari kita kembali ke masa lalu, wuusss.
Manusia sudah mempelajari ilmu pengetahuan dan kerajinan sejak zaman purba. Ilmu pengetahuan dan kerajinan itu dipelajari untuk bertahan hidup. Gak jauh beda sama kita sih, kita tanpa ilmu mana bisa bertahan hidup. Coba bayangkan kita memiliki pisau tapi gak tahu cara menggunakannya? Nah, untuk bisa menggunakannya, kita perlu ilmu pengetahuan tentang cara menggunakan pisau! Betul kan yang Putri bilang!
Manusia belajar dengan cara mengamati alam sekitarnya. Pada zaman purba, manusia belajar mencari makanan. Misalnya nih, apa ciri buah beracun dan bagaimana menangkap binatang.
Manusia kemudian membuat kerajinan berupa tombak kayu. Kerajinan tombak kayu ini adalah teknologi manusia paling awal. Lama kelamaan, manusia menambahkan batu dan besi sebagai mata tombak.
Zaman dulu, ilmu pengetahuan diajarkan secara lisan. Tahu lisan kan? Diambil dari kata bahasa arab, lisanun yang artinya lidah. Maka dengan pengucapan, bukan tertulis, he...he...Keajaiban alam tidak berhasil dijelaskan, dijadikan takhyul dan dongeng. Eh, jangan salah loh! Dongeng ini sama manfaatnya dengan ilmu pengetahuan. Bangsa Slovenia, Indian, dan Indonesia termasuk bangsa yang punya banyak dongeng. Bangsa Cina, Babylonia, Mesir, Yunani, Inka, dan Maya adalah bangsa yang mencatat ilmu pengetahuan secara tertulis. Tapi, ilmu pengetahuan kurang berkembang waktu itu. Karena, hanya orang terkenal saja yang boleh berpendapat, meskipun pendapat mereka kadang salah. Aristoteles dari Yunani dapat menjadi ilmuwan filsafat, hukum, dan sains (llmu pengetahuan alam ).
Ilmu pengetahuan alam berkembang pesat berkat Galileo Galilei pada tahun 1609. Menurut Galileo, tiap orang boleh punya pendapat baru, asal pendapat itu teruji secara ilmiah. Pendapat baru pun banyak bermunculan dan menjadi ilmu pengetahuan baru. Hmmm...Galileo pun dinobatkan sebagai bapak sains modern. Ilmu pengetahuan telah berkembang sangat cepat dan rumit. Kini, anak Sekolah Dasar harus belajar ilmu pengetahuan yang dipelajari orang tua saat SMP, wow!
Langganan:
Postingan (Atom)


