Pages

Sabtu, 06 November 2010

Sepucuk Surat Untuk Korban Merapi

Untuk Korban Merapi di Yogya, Magelang dan Klaten...

Sejak meletusnya Gunung Merapi di Yogya dan perbatasan dengan Magelang, semua keadaan suasana yang dulunya riang, damai, aman dan penuh dengan senyuman kini berubah menjadi mencekam, mengerikan, menakutkan, jatuhnya tiap bulir-bulir air mata dan seketika senyuman itu pudar.

Kalian yang tinggal di dekat Merapi, menjadi panik ketika melihat Sang Merapi mengamuk... menyebabkan gempa vulkanik, mengeluarkan awan panas yang sangat mematikan dan lahar dingin yang tumpah tanpa ampun. Kalian berlarian mencari tempat yang aman, yang cepat selamat, yang lamban habis sudah...

Tapi, diantara kalian ada banyak juga yang tak mau ikut mengungsi dan menjauhkan diri mereka dari mara bahaya. Mereka seakan tak takut akan semua itu, mereka bertahan di rumah masing-masing, hingga akhirnya mereka habis dimakan awan panas.

Begitu pula dengan Sang Juru Kunci Merapi, Mbah Marijan... yang diagungkan itu juga telah musnah bersama kepulan awan panas. Seakan semua baik-baik saja dan Merapi itu tetap aman... tapi itu bohong! Korban berjatuhan, lingkungan menjadi mengerikan, desa yang indah berubah menjadi desa mati, derai air mata  dan tangisan tak henti-hentinya menggema... dan hati serta tangan ini pun terulur... untuk membantu kalian Wahai Korban Merapi...

Kami tahu kalian pasti sangat sedih dan terpukul dengan kejadian tragis ini, kalian merasa sangat malang... tak ikhlas semua ini terjadi pada kalian. Tapi, itu adalah keputusan Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhana Wa Ta'ala... semua juga demi kebaikan kalian, kebaikan kita. Seharusnya kita sadar akan hal ini, ini semua adalah peringatan dari-Nya. Seberapa takwa kah kita pada-Nya? Seberapa pedulikah kita? Seberapa rendah hatinya kah kita?

Wahai Korban Merapi, janganlah kalian berputus asa. Tuhan memberikan yang terbaik untuk kalian, percayalah itu. Doa dan uluran tangan ini akan membantu kalian, Insya Allah...

Dari Kami yang Prihatin dan Peduli...








Sabtu, 09 Oktober 2010

Mereka pun Ingin Sekolah

Kaki-kaki kecil itu berlomba untuk lari
Memasuki sebuah gedung agung yang menawan
Kaki-kaki kecil yang beralas sepatu mewah
Dengan tubuh yang berbalut seragam sekolah
Wajah yang dihiasi tawa dan senyuman
Mereka berlari memasuki sebuah gedung yang tak asing lagi
Sebuah sekolah...






Di lain sudut, kaki-kaki kecil terdiam
Hanya berdiam diri sambil memegang sebuah jeruji pagar
Kaki kecil yang hanya beralas seadanya
Dengan tubuh lusuh bagaikan gembel
Wajah yang dihiasi kesedihan dengan hati yang memberontak
Mereka hanya memandang fenomena itu dengan decakan kagum
Ingin ikut berbaur dengan mereka yang dengan riangnya menyongsong ilmu pengetahuan






Siapa mereka? Yang berdiri dibalik jeruji pagar, seakan memisahkan mereka dengan dunia lain?
Mereka adalah anak-anak yang tak mampu
Untuk apa mereka berada disitu? Mereka ingin melihat betapa menyenangkan bersekolah
Menjejakkan kaki di sekolah dengan penampilan seorang yang berpendidikan
Mengarungi samudera ilmu bersama guru dan teman-teman
Membuka jendela dunia, melihat dunia yang penuh ilmu pengetahuan
Lalu lahir sebagai manusia yang berhasil dan lebih baik
Itulah yang mereka inginkan






Tragis, tak bisa bersekolah hanya karena diteror biaya
Impian agung mencapai masa depan hancur hanya karena terbelit ketidakmampuan
Mereka yang bekerja layaknya orang dewasa
Tanpa merasakan bangku sekolah
Adalah sebuah fenomena buruk
Jangan pikir mereka senang karena bisa bermain-main di jalan
Janganlah pikir mereka bahagia bebas dari beban-beban para murid
Karena mereka pun juga ingin bersekolah

Rabu, 01 September 2010

Ternyata April Mop itu...

Ya Sobat...Meskipun ini bukan bulan April, tapi gak ada salahnya mengulasnya kan? Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Wow, sebagian besar dari kalian pasti tahu apa itu April Mop terutama yang muda pasti tahu! Tapi tahukah Kalian apakah April Mop itu sebenarnya?




Sejarah April Mop



Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka. Hah??? o.O

Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan. Ya kalian tahu sendiri kan?

Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine's Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.

Perayaan April Mop berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April's Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.

Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur'an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol. Masya Allah... -_-

Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur'an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.

Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.

Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Masya Allah... Astagfirullah'alazim... Ya Allah...

Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April's Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.

Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.


Jadi, perhatikan sekeliling Kalian, anak Kalian, atau Kalian sendiri, mungkin terkena bungkus jahil April Mop tanpa kita sadari. So, yang Umat Muslim nih tentunya apakah masih mau merayakan hari April Mop? Jawaban ada pada diri kalian sendiri, semoga kalian semua memahaminya ^.^

So, come'n moslem we said : Say No To April Fools Day!!! ^_^v



(berbagaisumber dengan pengubahan)

Sabtu, 06 November 2010

Sepucuk Surat Untuk Korban Merapi

Untuk Korban Merapi di Yogya, Magelang dan Klaten...

Sejak meletusnya Gunung Merapi di Yogya dan perbatasan dengan Magelang, semua keadaan suasana yang dulunya riang, damai, aman dan penuh dengan senyuman kini berubah menjadi mencekam, mengerikan, menakutkan, jatuhnya tiap bulir-bulir air mata dan seketika senyuman itu pudar.

Kalian yang tinggal di dekat Merapi, menjadi panik ketika melihat Sang Merapi mengamuk... menyebabkan gempa vulkanik, mengeluarkan awan panas yang sangat mematikan dan lahar dingin yang tumpah tanpa ampun. Kalian berlarian mencari tempat yang aman, yang cepat selamat, yang lamban habis sudah...

Tapi, diantara kalian ada banyak juga yang tak mau ikut mengungsi dan menjauhkan diri mereka dari mara bahaya. Mereka seakan tak takut akan semua itu, mereka bertahan di rumah masing-masing, hingga akhirnya mereka habis dimakan awan panas.

Begitu pula dengan Sang Juru Kunci Merapi, Mbah Marijan... yang diagungkan itu juga telah musnah bersama kepulan awan panas. Seakan semua baik-baik saja dan Merapi itu tetap aman... tapi itu bohong! Korban berjatuhan, lingkungan menjadi mengerikan, desa yang indah berubah menjadi desa mati, derai air mata  dan tangisan tak henti-hentinya menggema... dan hati serta tangan ini pun terulur... untuk membantu kalian Wahai Korban Merapi...

Kami tahu kalian pasti sangat sedih dan terpukul dengan kejadian tragis ini, kalian merasa sangat malang... tak ikhlas semua ini terjadi pada kalian. Tapi, itu adalah keputusan Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhana Wa Ta'ala... semua juga demi kebaikan kalian, kebaikan kita. Seharusnya kita sadar akan hal ini, ini semua adalah peringatan dari-Nya. Seberapa takwa kah kita pada-Nya? Seberapa pedulikah kita? Seberapa rendah hatinya kah kita?

Wahai Korban Merapi, janganlah kalian berputus asa. Tuhan memberikan yang terbaik untuk kalian, percayalah itu. Doa dan uluran tangan ini akan membantu kalian, Insya Allah...

Dari Kami yang Prihatin dan Peduli...








Sabtu, 09 Oktober 2010

Mereka pun Ingin Sekolah

Kaki-kaki kecil itu berlomba untuk lari
Memasuki sebuah gedung agung yang menawan
Kaki-kaki kecil yang beralas sepatu mewah
Dengan tubuh yang berbalut seragam sekolah
Wajah yang dihiasi tawa dan senyuman
Mereka berlari memasuki sebuah gedung yang tak asing lagi
Sebuah sekolah...






Di lain sudut, kaki-kaki kecil terdiam
Hanya berdiam diri sambil memegang sebuah jeruji pagar
Kaki kecil yang hanya beralas seadanya
Dengan tubuh lusuh bagaikan gembel
Wajah yang dihiasi kesedihan dengan hati yang memberontak
Mereka hanya memandang fenomena itu dengan decakan kagum
Ingin ikut berbaur dengan mereka yang dengan riangnya menyongsong ilmu pengetahuan






Siapa mereka? Yang berdiri dibalik jeruji pagar, seakan memisahkan mereka dengan dunia lain?
Mereka adalah anak-anak yang tak mampu
Untuk apa mereka berada disitu? Mereka ingin melihat betapa menyenangkan bersekolah
Menjejakkan kaki di sekolah dengan penampilan seorang yang berpendidikan
Mengarungi samudera ilmu bersama guru dan teman-teman
Membuka jendela dunia, melihat dunia yang penuh ilmu pengetahuan
Lalu lahir sebagai manusia yang berhasil dan lebih baik
Itulah yang mereka inginkan






Tragis, tak bisa bersekolah hanya karena diteror biaya
Impian agung mencapai masa depan hancur hanya karena terbelit ketidakmampuan
Mereka yang bekerja layaknya orang dewasa
Tanpa merasakan bangku sekolah
Adalah sebuah fenomena buruk
Jangan pikir mereka senang karena bisa bermain-main di jalan
Janganlah pikir mereka bahagia bebas dari beban-beban para murid
Karena mereka pun juga ingin bersekolah

Rabu, 01 September 2010

Ternyata April Mop itu...

Ya Sobat...Meskipun ini bukan bulan April, tapi gak ada salahnya mengulasnya kan? Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Wow, sebagian besar dari kalian pasti tahu apa itu April Mop terutama yang muda pasti tahu! Tapi tahukah Kalian apakah April Mop itu sebenarnya?




Sejarah April Mop



Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka. Hah??? o.O

Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan. Ya kalian tahu sendiri kan?

Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine's Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.

Perayaan April Mop berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April's Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.

Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur'an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol. Masya Allah... -_-

Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur'an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.

Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.

Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Masya Allah... Astagfirullah'alazim... Ya Allah...

Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April's Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.

Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.


Jadi, perhatikan sekeliling Kalian, anak Kalian, atau Kalian sendiri, mungkin terkena bungkus jahil April Mop tanpa kita sadari. So, yang Umat Muslim nih tentunya apakah masih mau merayakan hari April Mop? Jawaban ada pada diri kalian sendiri, semoga kalian semua memahaminya ^.^

So, come'n moslem we said : Say No To April Fools Day!!! ^_^v



(berbagaisumber dengan pengubahan)
 

Template by BloggerCandy.com