Pages

Senin, 02 Mei 2011

10 Pekerjaan dengan Tingkat Stress Tertinggi

Wah, sebelumnya minta maaf nih kalau saya jarang banget nulis di sini dikarenakan saya lagi gak mood plus gak punya waktu, weheee... Btw udah lama banget ya saya gak ngepost sesuatu di label pengetahuan dan informasi untukmu. Jadi, saya putuskan untuk menghidupkan kembali label yang mulai layu tersebut! Karena saya bingung mau nulis apa, akhirnya saya terpaksa copas dari website lain (T___T) Ya, tapi kalau mau share kan boleh XD tenang aja saya juga mencantumkan sumbernya kok, oke kalau diantara kalian udah ada yg pernah baca artikel ini wah maaf sekali entah kenapa saya pengen banget ngeposting ini, jadi happy reading :D
 
 
VIVAnews - Setiap individu pastinya menginginkan profesi yang memiliki tingkat stres rendah, namun dengan penghasilan relatif tinggi. Tak jarang pula, masih ada profesional yang sebenarnya tidak menyadari profesi yang dilakoni saat ini sebenarnya memancing tingkat stres besar. Laman businessinsider seperti dikutip VIVAnews.com, menemukan 10 pekerjaan yang memiliki tingkat stress tertinggi di dunia, khususnya di Amerika Serikat. Survei ini diperoleh dari penelitian yang dibuat CareerCast.com terhadap tingkat stres dari 200 jenis pekerjaan didasarkan kepada lingkungan kerja, pendapatan, prospek masa depan, deadline, tingkat kompetisi, dan perjalanan dinas. Artikel yang dirilis di Careercast ini memang mengacu pada jenis pekerjaan yang dilakukan di Amerika Serikat. Namun, pekerjaan-pekerjaan ini banyak juga dilakukan oleh sebagian masyarakat di Indonesia, bahkan mungkin mulai dan akan berkembang di siniInilah 10 pekerjaan dengan tingkat stres paling tinggi
 
:10. Agen propertiTingkat stress: 38,57Jam kerja per hari : 9,5 jamPendapatan per tahun: US$40,357 (Rp363,213 juta)Agen jual beli properti memiliki jam kerja yang tidak menentu, terkadang kerja di  malam hari dan akhir pekan. Lingkungan kerja di bidang real estate juga memiliki tingkat kompetisi yang tinggi, dan di kala kondisi perumahaan sedang tidak bagus, menjual rumah bukanlah hal yang mudah dilakukan.
   
9. Teknisi Kesehatan daruratTingkat stres: 39,68jam kerja per hari : bervariasipendapatan per tahun: US$30,168 (Rp271,512 juta)Teknisi kesehatan darurat atau mungkin sama dengan petugas Ambulance adalah orang pertama di setiap kejadian yang memerlukan penanganan medis darurat. Selain itu mereka berperan sebagai penentu kehidupan bagi pasien dari lokasi kejadian hingga ke rumah sakit. Petugas ambulance seringkali bekerja dalam rentang waktu kerja yng lama dan seringkali terkena jatah kerja malam hari.

8. Pialang SahamTingkat stres : 39,70jam kerja per hari : 8 jamPendapatan per tahun: US$67.470 (Rp607,23 juta)Pialang saham bertanggungjawab terhadap dana investor yang disimpan dalam produk investasi saham maupun obligasi. Dengan kondisi pasar saham yang selalu berubah, tanggung jawab pialang untuk menjaga agara investasi pemodal tetap bertahan merupakan hal yang bisa membuat stres. 
 
7.  ArsitekTingkat stres : 39,93Jam kerja per har: lebih dari 8 jamPendapatann per tahun : US$73.193 (Rp658,73 juta)Arsitek bekerja dengan tekanan deadline yang ketat baik dari segi perencanaan, desain, konstruksi ruang komersial dan perumahan. Keselamatan dari sebuah gedung di masa depan juga menjadi bagian pekerjaan dari para arsitek yang dituntut membuat perencanaan lebih hati-hati 
 
6. Account Executive Perusahaan IklanTingkat stres: 41,05Jam kerja per hari: 9,5 jamPendapatan per tahun: US$62.105 (Rp558,945 juta)Seorang account executive dituntut untuk bekerja lebih kreatif, memperhatikan detil, mampu memotivasi diri sendiri. Semua tuntutan ini harus dijalankan ditengah pekerjaan untuk mengelola klien besar perusahaan serta bekerja diawah tekanan deadline. Lapangan tempat bekerja para account executive juga termasuk memiliki tingkat kompetisi yang sangat tinggi. Apalagi jika iklam merupakan pendapatan utama bagi perusahaan.
 
5. Penyiar BeritaTingkat stres: 43,56Jam kerja per hari: 8 jamPendapatan per tahun: US$50.456 (Rp454,104 juta)Penyiar berita bersaing dengan kompetitor stasiun televisi lain untuk menjadi yang pertama memberitakan sebuah informasi kepada publik. Seringkali, reporter bekerja dari dalam studio namun lebih banyak reporter yang terjun ke lapangan dimana kejadian tersebut terjadi. Kondisi pelaporan berita langsung dari lapangan seringkali menyebabkan posisi penyiar berita berpotensi berada dalam situasi bahaya
 
4. Jurnalis FotoTingkat stress: 47,09Jam kerja per hari: bervariasiPendapatan : US$40.209 (Rp361,88 juta).Jurnalis foto senantiasa harus berada di lokasi ketika sebuah kejadian besar terjadi. Apakah itu perang, penembakan, bencana alam, seorang jurnalis foto senantiasa hadir di lokasi-lokasi tersebut. Dalam kondisi berbahaya, mereka hadir untuk menangkap moment dan memberitakannya ke seluruh dunia.  
 
3. Eksekutif Senior PerusahaanTingkat stres: 47,41Jam kerja per hari: 11 jampendapatan per tahun : US$161.141 (Rp1,450 miliar)Corporate Executive memiliki banyak pekerjaan berbeda. Mereka diharapkan memiliki pengetahuan hampir di seluruh departemen dari sebuah perusahaan. sehingga para pegawai di level ini diharapkan bisa membuat keputusan yang berdampak pada seluruh pegawai. Petinggi perusahaan ini juga memiliki jam kerja yang sangat panjang.
 
2. Public Relation OfficerTingkat stres: 47,6Jam kerja: 9 jamPendapatan per tahun: US$90.160 (Rp811,44 juta)Seorang pejabat Public Relation (PR), seringkali harus memberikan presentasi dan penjelasan di depan publik. Bidang pekerjaan ini memiliki tingkat kompetisi yang sangat ketat dan pimpinan perusahaan sering kali meminta PR untuk menciptakan dan memperhatahankan citra perusahaan yang baik.
 
1. Pilot Pesawat KomersialTingkat stres: 59,53Jam kerja per hari: 9 jamPendapatan per tahun: US$106.153 (Rp955,37 juta)Pilot pesawat terbang komersial bertanggungjawab pada keselamatan ratusan penumpang ketika menerbangkan pesawat diatas ketinggian ribuan mil dengan kecepatan yang tinggi.Pilot terkadang harus menerbangkan pesawat di tengah kondisi cuaca yang buruk dan bekerja berjam-jam.
 
 
Sumber : Yahoo.co.id

Senin, 25 April 2011

Hanya Curahan Hati


Kulihat jam dinding yang terpajang di dinding kamarku
Jarum jam tersebut terus bergerak tak henti
Tik... tok....tik....tok
Bunyinya yang teratur mengisi kesunyian
Haa... masih jam segitu, menunggu waktu tiba rasanya lama sekali
Yah, untuk apa kupandangi terus jam tersebut karena hanya akan membuang waktu saja

Kualihkan pandanganku ke meja belajarku
Tumpukan buku dan alat-alat tulis menghiasi meja belajarku yang tidak rapi
Laptopku ikut terpajang di meja belajar
Entah apa yang mendorongku untuk membuka laptop
Kuhidupkan dan jari-jariku asyik menari di atas keyboard menuliskan sesuatu
Sesuatu yang ingin aku sampaikan pada kalian semua

Haaa... Aku merasa kurang kerjaan
Di sini sunyi sekali, hanya laptop dan jarum jam yang terus berjalan yang menemaniku
Aku berusaha keras untuk menulis tetapi entah mengapa selalu saja buntu
Aku merasa tidak enak ketika melihat blog-ku
Tak ada kabar terbaru, tak ada entri baru
Mungkin pengunjung juga sudah bosan tapi mengertilah aku bingung mau menulis apa
Jadi, maaf hanya kucurahkan kegamanganku sekarang di blog ini

Oke, mungkin aku terkesan kurang kerjaan dan terlalu hyperbola
Cuma mau bilang pada kalian kalau aku tak sempat untuk menulis di blog
Banyak kerjaan yang harus aku selesaikan yah walau sulit
Aku juga sedang menunggu sesuatu sekarang
Insya Allah, sore nanti
Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhana Wata'ala memberikan kebaikan pada kalian
Tetap semangat! Yang sibuk nulis teruslah menulis tapi tetap atur waktu kalian
Yang sedang menunggu sesuatu seperti aku, bersabarlah
Jarum jam tak akan berhenti memberi tahu waktu pada kalian kecuali jika baterainya habis

See you later~ (^.^)
Putri Kartika Sari

Minggu, 27 Maret 2011

Siap Berperang Dengan Ujian Sekolah

Hehemm... *gaje* Sudah lama saya tak memposting sesuatu di label tips ya, apa boleh buat saya buntu ide, akhir-akhir ini saya lebih rajin memposting di label pencerahan soalnya ya yang terlintas dan terpikirkan di otak saya memang hal itu dan biasanya menulis di label pencerahan otak saya bisa berjalan cepat *maksudnya gak lola* karena saya bisa berekspresi lewat isi hati saya yang saya tuangkan hangat-hangat di blog. Okelah, saya rasa kelamaan kalau terus berbasa-basi seperti ini. Kali ini saya akan menulis tips khususnya buat yang mau ujian sekolah nih berhubung ujian apalagi UN udah di depan mata, sebaiknya kalian mengetahui cara belajar yang baik agar dapat menjalankan ujian tersebut dengan baik juga. Layaknya seorang tentara yang akan berperang, pasti harus mempersiapkan diri dengan baik, entah fisik, pengetahuan maupun senjata. Murid seperti tentara, siapkan fisik dan mental agar saat ujian tidak kaku dan grogi serta sakit, siapkan alat perang hei alat perang murid itu ya perlengkapan ujian misa seperti kartu nama, pensil, penghapus dan sebagainya. Semua memiliki tujuan agar berhasil. Lalu, bagaimana mengatasinya kalau kita ini susah banget menerima pelajaran? Mari tarik scroll-mu ke bawah dan selamat membaca :D



1. Makan makanan bergizi dengan teratur

Yup, tahu dong kalau makanan itu sumber tenaga bagi tubuh kita. Kita sangat membutuhkan makanan dan minum ibaratnya mobil yang perlu bensin agar dapat bekerja mesinnya. Tapi, gak sembarang makanan dan minuman yang harus kita konsumsi loh! Kita harus mengonsumsi makanan bergizi, alias 4 sehat 5 sempurna. Untuk minuman, banyak-banyaklah meminum air putih yang bersih dan susu yang baik untuk memberikan cairan pada tubuhmu. Bayangkan, kamu makan dan minum yang basi, gak sehat pastinya bukannya bikin kamu sehat malah membuatmu sakit dan sulit berkonsentrasi.


2. Rajin berolahraga

Ini juga penting sobat, berolahraga adalah mengolah raga jasmani kita seperti menggerakkan tubuh agar tubuh menjadi rileks dan sehat. Kamu harus rajin berolahraga, ya minimal seminggu dua kali lah. Fisikmu kuat dan sehat akan membuat kamu dapat mengerjakan soal ujian dengan baik.


3. Rajin memperhatikan penjelasan guru serta mencatat

Semua soal ujian yang akan kamu kerjakan pastinya telah kamu pelajari sebelumnya dari guru-gurumu di sekolah. Ya, guru memberikan bahan atau bekal padamu agar kamu dapat berperang di medan ujian dengan baik. Kamu harus sadar, kamu wajib memperhatikan penjelasan guru kalau guru sedang menerangkan serta kamu harus rajin mencatat. Bekal pelajaran dari guru apapun itu harus dicatat, okelah kamu pandai menghafal tapi bukan jaminan kalau suatu hari nanti kamu bakal lupa, kan?


4. Pelajari kembali

Oke, apapun yang telah kamu pelajari dari sekolah haruslah kamu pelajari kembali. Kamu gak akan bisa menyelesaikan soal hanya dengan sekali dipelajari karena belum tentu kamu benar-benar paham. Cobalah ingat kata-kata gurumu, misal gurumu menyuruhmu berulang kali untuk mempelajari mengenai suatu hal, maka turutilah dan pelajarilah! Karena biasanya yang keluar justru apa yang telah gurumu ingatkan. Jika ada yang tak kamu mengerti, belum terlambat kok untuk bertanya pada guru.


5. Belajar jangan SKS

Apaan tuh SKS? Mungkin diantara kalian belum ada yang tahu sama singkatan yang satu ini, tapi pasti juga udah ada yang tahu. SKS itu singkatan dari Sistem Kebut Semalam. Maksudnya? Hee... belum ngerti juga? Ampun deh! Hehe, gak bercanda doang kok jangan dimasukin ke hati ya. ^u^v  Sistem Kebut Semalam tuh maksudnya kamu belajar misal untuk ujian. Nah, besok adalah hari H itu dan kamu belum belajar jauh hari, jadinya kamu putuskan untuk belajar ngebut dalam semalam! Nah, gimana tuh jadinya? Sukses ujian belum tentu! SKS tidak menjamin kamu mampu untuk memahaminya dan bisa mengerjakan soal-soalnya karena gak kamu persiapkan dengan matang jauh hari. Okelah, bagi yang IQ-nya tinggi dan biasa disebut jenius mungkin masalah kayak gini gak masalah, but gimana dengan IQ yang biasa aja alias rata-rata? Makanya, pelajari jauh hari sebelum ujian, paling enggak seminggu sebelum ujian deh.


6. Stop bermain dan membuang waktu

Yaha, benar sekali itu! Sebentar lagi mau ujian, apakah benar kalau kita mengisi waktu atau kesempatan yang ada untuk menyongsong ujian dengan bermain, bolos Les, suka gak datang ke sekolah? Jelas itu hanya membuang waktu dan akan sangat merugiiiii. Yup, merugilah kamu, hehe... Wajib! Isilah waktu dan kesempatan yang ada untuk belajar sebaik mungkin, menjaga diri, maupun bertanya pada guru atau orang yang tahu jika ada pelajaran yang tak kau mengerti.


7. Istirahat

Istirahat! Yeah, istirahat sangat penting dalam mempersiapkan diri untuk ujian. Jangan sampai kamu terlalu banyak belajar tapi gak ditutup dengan istirahat, namanya nyiksa diri itu. Stamina dan kesehatan fisikmu bisa memburuk, akhirnya semua yang telah kau pelajari akan blass hilang begitu saja sehingga tak bisa berkonsentrasi. Usahakan sehari sebelum ujian kamu isi waktumu dengan istirahat agar kamu tidak kelelahan. Tidur juga jangan terlalu malam, jangan begadang! Jangan pula kamu membuat dirimu panik disaat detik-detik terakhir akan ujian, kepanikan membuatmu tidak enak dan jangan-jangan semua yang telah kau pelajari bisa buyar begitu saja, duh....


8. Berdoa

Terakhir, berdoa! Yup, biarpun kamu sibuk belajar, kamu juga harus rajin beribadah, shalat bagi yang muslim. Gak bakal sukses kalau ikhtiar-mu gak dibarengi dengan ibadah. Nah, sebelum ujian, baiknya kamu membaca doa, hal ini akan membuatmu lebih tenang dan percaya diri.  Ingat, jangan mencontek dan jangan berbuat curang, kalau kamu mencontek tandanya kamu gak percaya diri, lalu apa dong usahamu selama ini? Kejujuran itu Insya Allah akan membuahkan sesuatu yang baik dan manis.
Smile, don't afraid, don't confused, enjoy your exam


Senin, 02 Mei 2011

10 Pekerjaan dengan Tingkat Stress Tertinggi

Wah, sebelumnya minta maaf nih kalau saya jarang banget nulis di sini dikarenakan saya lagi gak mood plus gak punya waktu, weheee... Btw udah lama banget ya saya gak ngepost sesuatu di label pengetahuan dan informasi untukmu. Jadi, saya putuskan untuk menghidupkan kembali label yang mulai layu tersebut! Karena saya bingung mau nulis apa, akhirnya saya terpaksa copas dari website lain (T___T) Ya, tapi kalau mau share kan boleh XD tenang aja saya juga mencantumkan sumbernya kok, oke kalau diantara kalian udah ada yg pernah baca artikel ini wah maaf sekali entah kenapa saya pengen banget ngeposting ini, jadi happy reading :D
 
 
VIVAnews - Setiap individu pastinya menginginkan profesi yang memiliki tingkat stres rendah, namun dengan penghasilan relatif tinggi. Tak jarang pula, masih ada profesional yang sebenarnya tidak menyadari profesi yang dilakoni saat ini sebenarnya memancing tingkat stres besar. Laman businessinsider seperti dikutip VIVAnews.com, menemukan 10 pekerjaan yang memiliki tingkat stress tertinggi di dunia, khususnya di Amerika Serikat. Survei ini diperoleh dari penelitian yang dibuat CareerCast.com terhadap tingkat stres dari 200 jenis pekerjaan didasarkan kepada lingkungan kerja, pendapatan, prospek masa depan, deadline, tingkat kompetisi, dan perjalanan dinas. Artikel yang dirilis di Careercast ini memang mengacu pada jenis pekerjaan yang dilakukan di Amerika Serikat. Namun, pekerjaan-pekerjaan ini banyak juga dilakukan oleh sebagian masyarakat di Indonesia, bahkan mungkin mulai dan akan berkembang di siniInilah 10 pekerjaan dengan tingkat stres paling tinggi
 
:10. Agen propertiTingkat stress: 38,57Jam kerja per hari : 9,5 jamPendapatan per tahun: US$40,357 (Rp363,213 juta)Agen jual beli properti memiliki jam kerja yang tidak menentu, terkadang kerja di  malam hari dan akhir pekan. Lingkungan kerja di bidang real estate juga memiliki tingkat kompetisi yang tinggi, dan di kala kondisi perumahaan sedang tidak bagus, menjual rumah bukanlah hal yang mudah dilakukan.
   
9. Teknisi Kesehatan daruratTingkat stres: 39,68jam kerja per hari : bervariasipendapatan per tahun: US$30,168 (Rp271,512 juta)Teknisi kesehatan darurat atau mungkin sama dengan petugas Ambulance adalah orang pertama di setiap kejadian yang memerlukan penanganan medis darurat. Selain itu mereka berperan sebagai penentu kehidupan bagi pasien dari lokasi kejadian hingga ke rumah sakit. Petugas ambulance seringkali bekerja dalam rentang waktu kerja yng lama dan seringkali terkena jatah kerja malam hari.

8. Pialang SahamTingkat stres : 39,70jam kerja per hari : 8 jamPendapatan per tahun: US$67.470 (Rp607,23 juta)Pialang saham bertanggungjawab terhadap dana investor yang disimpan dalam produk investasi saham maupun obligasi. Dengan kondisi pasar saham yang selalu berubah, tanggung jawab pialang untuk menjaga agara investasi pemodal tetap bertahan merupakan hal yang bisa membuat stres. 
 
7.  ArsitekTingkat stres : 39,93Jam kerja per har: lebih dari 8 jamPendapatann per tahun : US$73.193 (Rp658,73 juta)Arsitek bekerja dengan tekanan deadline yang ketat baik dari segi perencanaan, desain, konstruksi ruang komersial dan perumahan. Keselamatan dari sebuah gedung di masa depan juga menjadi bagian pekerjaan dari para arsitek yang dituntut membuat perencanaan lebih hati-hati 
 
6. Account Executive Perusahaan IklanTingkat stres: 41,05Jam kerja per hari: 9,5 jamPendapatan per tahun: US$62.105 (Rp558,945 juta)Seorang account executive dituntut untuk bekerja lebih kreatif, memperhatikan detil, mampu memotivasi diri sendiri. Semua tuntutan ini harus dijalankan ditengah pekerjaan untuk mengelola klien besar perusahaan serta bekerja diawah tekanan deadline. Lapangan tempat bekerja para account executive juga termasuk memiliki tingkat kompetisi yang sangat tinggi. Apalagi jika iklam merupakan pendapatan utama bagi perusahaan.
 
5. Penyiar BeritaTingkat stres: 43,56Jam kerja per hari: 8 jamPendapatan per tahun: US$50.456 (Rp454,104 juta)Penyiar berita bersaing dengan kompetitor stasiun televisi lain untuk menjadi yang pertama memberitakan sebuah informasi kepada publik. Seringkali, reporter bekerja dari dalam studio namun lebih banyak reporter yang terjun ke lapangan dimana kejadian tersebut terjadi. Kondisi pelaporan berita langsung dari lapangan seringkali menyebabkan posisi penyiar berita berpotensi berada dalam situasi bahaya
 
4. Jurnalis FotoTingkat stress: 47,09Jam kerja per hari: bervariasiPendapatan : US$40.209 (Rp361,88 juta).Jurnalis foto senantiasa harus berada di lokasi ketika sebuah kejadian besar terjadi. Apakah itu perang, penembakan, bencana alam, seorang jurnalis foto senantiasa hadir di lokasi-lokasi tersebut. Dalam kondisi berbahaya, mereka hadir untuk menangkap moment dan memberitakannya ke seluruh dunia.  
 
3. Eksekutif Senior PerusahaanTingkat stres: 47,41Jam kerja per hari: 11 jampendapatan per tahun : US$161.141 (Rp1,450 miliar)Corporate Executive memiliki banyak pekerjaan berbeda. Mereka diharapkan memiliki pengetahuan hampir di seluruh departemen dari sebuah perusahaan. sehingga para pegawai di level ini diharapkan bisa membuat keputusan yang berdampak pada seluruh pegawai. Petinggi perusahaan ini juga memiliki jam kerja yang sangat panjang.
 
2. Public Relation OfficerTingkat stres: 47,6Jam kerja: 9 jamPendapatan per tahun: US$90.160 (Rp811,44 juta)Seorang pejabat Public Relation (PR), seringkali harus memberikan presentasi dan penjelasan di depan publik. Bidang pekerjaan ini memiliki tingkat kompetisi yang sangat ketat dan pimpinan perusahaan sering kali meminta PR untuk menciptakan dan memperhatahankan citra perusahaan yang baik.
 
1. Pilot Pesawat KomersialTingkat stres: 59,53Jam kerja per hari: 9 jamPendapatan per tahun: US$106.153 (Rp955,37 juta)Pilot pesawat terbang komersial bertanggungjawab pada keselamatan ratusan penumpang ketika menerbangkan pesawat diatas ketinggian ribuan mil dengan kecepatan yang tinggi.Pilot terkadang harus menerbangkan pesawat di tengah kondisi cuaca yang buruk dan bekerja berjam-jam.
 
 
Sumber : Yahoo.co.id

Senin, 25 April 2011

Hanya Curahan Hati


Kulihat jam dinding yang terpajang di dinding kamarku
Jarum jam tersebut terus bergerak tak henti
Tik... tok....tik....tok
Bunyinya yang teratur mengisi kesunyian
Haa... masih jam segitu, menunggu waktu tiba rasanya lama sekali
Yah, untuk apa kupandangi terus jam tersebut karena hanya akan membuang waktu saja

Kualihkan pandanganku ke meja belajarku
Tumpukan buku dan alat-alat tulis menghiasi meja belajarku yang tidak rapi
Laptopku ikut terpajang di meja belajar
Entah apa yang mendorongku untuk membuka laptop
Kuhidupkan dan jari-jariku asyik menari di atas keyboard menuliskan sesuatu
Sesuatu yang ingin aku sampaikan pada kalian semua

Haaa... Aku merasa kurang kerjaan
Di sini sunyi sekali, hanya laptop dan jarum jam yang terus berjalan yang menemaniku
Aku berusaha keras untuk menulis tetapi entah mengapa selalu saja buntu
Aku merasa tidak enak ketika melihat blog-ku
Tak ada kabar terbaru, tak ada entri baru
Mungkin pengunjung juga sudah bosan tapi mengertilah aku bingung mau menulis apa
Jadi, maaf hanya kucurahkan kegamanganku sekarang di blog ini

Oke, mungkin aku terkesan kurang kerjaan dan terlalu hyperbola
Cuma mau bilang pada kalian kalau aku tak sempat untuk menulis di blog
Banyak kerjaan yang harus aku selesaikan yah walau sulit
Aku juga sedang menunggu sesuatu sekarang
Insya Allah, sore nanti
Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhana Wata'ala memberikan kebaikan pada kalian
Tetap semangat! Yang sibuk nulis teruslah menulis tapi tetap atur waktu kalian
Yang sedang menunggu sesuatu seperti aku, bersabarlah
Jarum jam tak akan berhenti memberi tahu waktu pada kalian kecuali jika baterainya habis

See you later~ (^.^)
Putri Kartika Sari

Minggu, 27 Maret 2011

Siap Berperang Dengan Ujian Sekolah

Hehemm... *gaje* Sudah lama saya tak memposting sesuatu di label tips ya, apa boleh buat saya buntu ide, akhir-akhir ini saya lebih rajin memposting di label pencerahan soalnya ya yang terlintas dan terpikirkan di otak saya memang hal itu dan biasanya menulis di label pencerahan otak saya bisa berjalan cepat *maksudnya gak lola* karena saya bisa berekspresi lewat isi hati saya yang saya tuangkan hangat-hangat di blog. Okelah, saya rasa kelamaan kalau terus berbasa-basi seperti ini. Kali ini saya akan menulis tips khususnya buat yang mau ujian sekolah nih berhubung ujian apalagi UN udah di depan mata, sebaiknya kalian mengetahui cara belajar yang baik agar dapat menjalankan ujian tersebut dengan baik juga. Layaknya seorang tentara yang akan berperang, pasti harus mempersiapkan diri dengan baik, entah fisik, pengetahuan maupun senjata. Murid seperti tentara, siapkan fisik dan mental agar saat ujian tidak kaku dan grogi serta sakit, siapkan alat perang hei alat perang murid itu ya perlengkapan ujian misa seperti kartu nama, pensil, penghapus dan sebagainya. Semua memiliki tujuan agar berhasil. Lalu, bagaimana mengatasinya kalau kita ini susah banget menerima pelajaran? Mari tarik scroll-mu ke bawah dan selamat membaca :D



1. Makan makanan bergizi dengan teratur

Yup, tahu dong kalau makanan itu sumber tenaga bagi tubuh kita. Kita sangat membutuhkan makanan dan minum ibaratnya mobil yang perlu bensin agar dapat bekerja mesinnya. Tapi, gak sembarang makanan dan minuman yang harus kita konsumsi loh! Kita harus mengonsumsi makanan bergizi, alias 4 sehat 5 sempurna. Untuk minuman, banyak-banyaklah meminum air putih yang bersih dan susu yang baik untuk memberikan cairan pada tubuhmu. Bayangkan, kamu makan dan minum yang basi, gak sehat pastinya bukannya bikin kamu sehat malah membuatmu sakit dan sulit berkonsentrasi.


2. Rajin berolahraga

Ini juga penting sobat, berolahraga adalah mengolah raga jasmani kita seperti menggerakkan tubuh agar tubuh menjadi rileks dan sehat. Kamu harus rajin berolahraga, ya minimal seminggu dua kali lah. Fisikmu kuat dan sehat akan membuat kamu dapat mengerjakan soal ujian dengan baik.


3. Rajin memperhatikan penjelasan guru serta mencatat

Semua soal ujian yang akan kamu kerjakan pastinya telah kamu pelajari sebelumnya dari guru-gurumu di sekolah. Ya, guru memberikan bahan atau bekal padamu agar kamu dapat berperang di medan ujian dengan baik. Kamu harus sadar, kamu wajib memperhatikan penjelasan guru kalau guru sedang menerangkan serta kamu harus rajin mencatat. Bekal pelajaran dari guru apapun itu harus dicatat, okelah kamu pandai menghafal tapi bukan jaminan kalau suatu hari nanti kamu bakal lupa, kan?


4. Pelajari kembali

Oke, apapun yang telah kamu pelajari dari sekolah haruslah kamu pelajari kembali. Kamu gak akan bisa menyelesaikan soal hanya dengan sekali dipelajari karena belum tentu kamu benar-benar paham. Cobalah ingat kata-kata gurumu, misal gurumu menyuruhmu berulang kali untuk mempelajari mengenai suatu hal, maka turutilah dan pelajarilah! Karena biasanya yang keluar justru apa yang telah gurumu ingatkan. Jika ada yang tak kamu mengerti, belum terlambat kok untuk bertanya pada guru.


5. Belajar jangan SKS

Apaan tuh SKS? Mungkin diantara kalian belum ada yang tahu sama singkatan yang satu ini, tapi pasti juga udah ada yang tahu. SKS itu singkatan dari Sistem Kebut Semalam. Maksudnya? Hee... belum ngerti juga? Ampun deh! Hehe, gak bercanda doang kok jangan dimasukin ke hati ya. ^u^v  Sistem Kebut Semalam tuh maksudnya kamu belajar misal untuk ujian. Nah, besok adalah hari H itu dan kamu belum belajar jauh hari, jadinya kamu putuskan untuk belajar ngebut dalam semalam! Nah, gimana tuh jadinya? Sukses ujian belum tentu! SKS tidak menjamin kamu mampu untuk memahaminya dan bisa mengerjakan soal-soalnya karena gak kamu persiapkan dengan matang jauh hari. Okelah, bagi yang IQ-nya tinggi dan biasa disebut jenius mungkin masalah kayak gini gak masalah, but gimana dengan IQ yang biasa aja alias rata-rata? Makanya, pelajari jauh hari sebelum ujian, paling enggak seminggu sebelum ujian deh.


6. Stop bermain dan membuang waktu

Yaha, benar sekali itu! Sebentar lagi mau ujian, apakah benar kalau kita mengisi waktu atau kesempatan yang ada untuk menyongsong ujian dengan bermain, bolos Les, suka gak datang ke sekolah? Jelas itu hanya membuang waktu dan akan sangat merugiiiii. Yup, merugilah kamu, hehe... Wajib! Isilah waktu dan kesempatan yang ada untuk belajar sebaik mungkin, menjaga diri, maupun bertanya pada guru atau orang yang tahu jika ada pelajaran yang tak kau mengerti.


7. Istirahat

Istirahat! Yeah, istirahat sangat penting dalam mempersiapkan diri untuk ujian. Jangan sampai kamu terlalu banyak belajar tapi gak ditutup dengan istirahat, namanya nyiksa diri itu. Stamina dan kesehatan fisikmu bisa memburuk, akhirnya semua yang telah kau pelajari akan blass hilang begitu saja sehingga tak bisa berkonsentrasi. Usahakan sehari sebelum ujian kamu isi waktumu dengan istirahat agar kamu tidak kelelahan. Tidur juga jangan terlalu malam, jangan begadang! Jangan pula kamu membuat dirimu panik disaat detik-detik terakhir akan ujian, kepanikan membuatmu tidak enak dan jangan-jangan semua yang telah kau pelajari bisa buyar begitu saja, duh....


8. Berdoa

Terakhir, berdoa! Yup, biarpun kamu sibuk belajar, kamu juga harus rajin beribadah, shalat bagi yang muslim. Gak bakal sukses kalau ikhtiar-mu gak dibarengi dengan ibadah. Nah, sebelum ujian, baiknya kamu membaca doa, hal ini akan membuatmu lebih tenang dan percaya diri.  Ingat, jangan mencontek dan jangan berbuat curang, kalau kamu mencontek tandanya kamu gak percaya diri, lalu apa dong usahamu selama ini? Kejujuran itu Insya Allah akan membuahkan sesuatu yang baik dan manis.
Smile, don't afraid, don't confused, enjoy your exam


 

Template by BloggerCandy.com