Minna-san! Balik lagi setelah lama ngilang. Kali ini mau ngepost tentang yang berbau Jepang lagi nih. Mumpung saya ingat plus mumpung saya suka banget. Karena gk ada bahan obrolan jadilah sekarang kita butuh sedikit hiburan. Dorama Jepang, yup itu sebutan untuk drama di Jepang. Jangan salah, Dorama Jepang itu beda ama sinetron Indonesia atau bahkan Drama Korea yang sekarang lagi nge-trend seiring tumbuhnya Hallyu Waves (Korean Waves). Tapi, untuk soal Hallyu saya sendiri gk begitu tertarik, mungkin karena udah duluan jatuh cinta ama Negri Sakura ya (-,-"). Mau tahu keunikan Dorama Jepang yang jarang dimiliki atau bahkan gk dimiliki ama sinetron Indonesia dan Drama Korea? Baca saja XD
- Sistem penayangan dorama itu beda sama sistem penayangan sinetron Indonesia. Kalau Indonesia kan stripping alias tayang setiap hari. Apalagi kalo sinetron-nya panjang banget tuh episode. Nah, kalau Dorama Jepang biasanya untuk 1 judul dorama itu tayang 1 pekan (minggu) sekali so gak ganggu kehidupan nyata biarpun kita ketagihan sama tuh dorama.
- Satu season dorama biasanya 5-12 episode. Beda ama sinetron Indonesia yang panjang kali lebar, untuk drama korea sih sebenarnya ada juga yang gak panjang-panjang amat tapi untuk ukuran drama korea pendek biasanya episode 13 itu termasuk pendek banget ceritanya, sedangkan drama korea lain banyak juga yang episode-nya sampai ratusan kayak Indonesia. Nah, dorama gak ada tuh yang episode-nya panjang kali lebar.
- Btw, tau FTV kan? Itu tuh sinetron yang langsung kelar yang sering muncul di salah satu channel TV swasta Indonesia. Di Jepang juga ada dorama yang seperti itu, tapi di sana namanya tanpatsu. Dengan kata lain dorama tanpatsu adalah dorama yang langsung kelar.
- Dorama biasanya baru tayang di TV Jepang kalau pembuatan alias syuting-nya udah kelar. So, biarpun lagi tayang di TV tetep gak ada perubahan cerita atau perpanjangan episode, dengan begitu biarpun dorama yang tayang rating-nya sedikit tetapi tidak ribet karena masalah produksi udah selesai sejak awal. Tapi, kayaknya ada juga tuh dorama yang penayangan di TV juga masih dalam masa syuting.
- Kalau rating dorama yang ditayangkan bagus, biasanya bakal dibuat season kedua-nya contohnya kayak dorama favorit saya "Bloody Monday" yang dibintangi oleh aktor Haruma Miura. Dorama tahun 2008-2009 itu laris manis, so tahun 2011 bulan berapa saya lupa telah dibuat season keduanya. Haha... tapi penayangan season kedua dari dorama yang telah ada biasanya dibuat 1-2 tahun kemudian. Maksudnya biar penonton kangen, mau nunggu dengan sabar sehingga ketika season kedua telah tayang, ratingnya juga bagus.
- Btw soal season dorama, biasanya dorama cuma sampai tayang 2 season. Kalaupun ada yang sampai 3 season kayak dorama "Gokusen" yang terkenal banget itu gara-gara aktor-aktor dan aktrisnya yang menurutku oke karena juga rating-nya bikin heboh, so yang memproduksi cari untung dunk XD
- Episode dorama tuh dikit-dikit bahkan jauh lebih dikit daripada drama korea. Otomatis alurnya cepat, cerita to the point, biarpun langsung kena poin tetep sukses bikin orang penasaran. Baru 30 menit tayang aja kadang udah bikin blak-blakan penonton alias tertegun, alias terpesona, alias penasaran, alias tertarik, alias nyesek alias TERHIBUR *lebay amat*
- Di Jepang itu kan ada empat musim. So, dorama-dorama yang diproduksi itu biasanya sesuai dengan musimnya. Misal, ada dorama musim semi yang khusus tayang dimusim semi, lalu ada dorama musim panas, dorama musim gugur dan dorama winter. Kayak anime gitu, tayang pake jadwal musim. Biasanya nih dorama yang tayang dimusim panas itu bertema "serem-sereman alias hantu gitu".
- Dalam satu musim, dorama yang tayang gak hanya satu. Tapi ada beberapa. Nah, biasanya dalam tiap dorama yang tayang pada satu musim itu hampir tidak ada pemain yang bermain dorama yang sama dalam satu musim yang sama. Kalau kamu nonton dorama di Jepang, misal dorama musim panas, coba aja kamu lihat antara dorama yang satu dengan yang lain pasti pemainnya pada gak sama (aktor ama aktris-nya berbeda-beda). Hal ini sengaja dilakukan agar gak ada kerancuan karakter.
- Kamu nonton dorama pasti bakal mudah nemuin pesan moral dalam dorama itu. Yap, soalnya dorama lebih mementingkan unsur nilai pendidikan baik IPTEK maupun nilai-nilai moral. Gak hanya sekedar hiburan yang bikin orang stress sendiri nontonnya saking serius ngikutin alurnya yang gak jelas. So, beda sama Indo punya. Ynag membedakan dorama ama drama korea dari segi ini adalah, kalau dorama lebih mementingkan unsur nilai pendidikan dan pesan moral, drama korea lebih mengarah dan mementingkan murni entertainment.
- Gak semua dorama bakal berakhir happy ending kayak cerita-cerita animasi Disney. Banyak juga dorama yang ending-nya sedih, angsty, dan bahkan kadang walaupun tuh dorama udah ending tetep aja bikin penonton penasaran karena endingnya masih misterius alias gak kelar-kelar amat kayak dorama "Bloody Monday" dan "Hidarime Tantei Eye". Sengaja sih dibuat kayak gitu, so ntar kalau rating-nya bagus bisa dibuat season keduanya, agar season kedua itu ceritanya masih nyambung ama season kesatunya biar gak ngalor ngidul gitu kesannya.
- Tau kan kalo Jepang itu juga rajanya komik. Kalo di Jepang sih, komik namanya manga. Nah, 80% dorama itu diadaptasi dari manga. So, genre-genre atau tema yang ada pada dorama itu lebih bervariasi daripada sinetron Indonesia atau drama korea. Karena variasi tema-tema dorama itu membuat penonton dorama yang satu dengan yang lain benar-benar terhibur karena ceritanya tidak membosankan dan tidak monoton.
- Untuk syuting dorama yang bergenre khusus seperti terorisme, medis dan olahraga melibatkan orang-orang ahli atau pro dibidangnya. Sehingga dorama itu tetap logis dan factual. Gak sembarang main imajinasi.
- Dorama itu dibuat sedetail mungkin walaupun hanya untuk dorama bertema humor/parody yang terkesan konyol. Hal itu dilakukan agar benar-benar memuaskan penonton dan bisa membuat penonton tergelak dan tertawa. Tahu dorama "Hana zakari no kimi tachi E" alias disingkat "Hana Kimi"? Nah, yang pernah nonton itu disalah satu channel TV swasta Indonesia gimana menurut kalian? Konyol bukan? Biarpun kadang terkesan lebay tetapi benar-benar sanggup membuat penonton tertawa sampai sakit perut dan itu juga dialami oleh saya. Nah, itu salah satu hasil dari serius-nya pembuatan dorama secara mendetail itu, output-nya memuaskan.
- Mungkin buat kalian yang pertama kali nonton dorama bakal berkomentar "Ah, apaan tuh aktor/aktris-nya! Mukanya gak cakep-cakep amat. Pede amat tuh mainnya, muka biasa aja!" Aha, jujur saja teman saya juga begitu. Tapi, biarpun sejelek apapun tampang pemainnya juga sukses jatuh cinta sama tuh dorama karena memang dorama itu ceritanya memuaskan XD. Kalau kalian tanya hal itu, biasalah. Pemain-pemainnya memang biasanya selalu tampil natural dari segi make up. Gak terlalu berlebihan. Dari segi akting-nya juga kadang natural jadinya ngeliatnya enak. Kalaupun ada yang dibuat-buat (biasanya pada dorama komedi nih) kadang emang kesannya lebay tapi justru bisa bikin tertawa XD
Kamis, 08 September 2011
Senin, 22 Agustus 2011
Warnet Ala Jepang
Teman-teman pasti tahu warnet kan? Yup, warnet merupakan singkatan dari warung internet. Nah, kalo soal warnet itu di Indonesia pastinya udah banyak banget lha ya menjamur di mana-mana. Siapa tahu juga diantara pembaca ini sekarang ada yang lagi ngenet di warnet hehe... :D kali ini saya akan menguraikan mengenai warnet di Negri Sakura (JEPANG!!!) Yep, Jepang lagi! Hehe, di Jepang kan juga ada warnet ya walau hampir seluruh rumah di sana udah punya koneksi internet sendiri tapi warnet di sana juga banyak loh! Tapi, warnet di Jepang sama di Indonesia beda loh! Apa bedanya? Yap, mulai dari harga! Harga untuk ngenet di warnet Jepang itu lebih mahal daripada di Indonesia. Kalau di Indonesia biasanya 1 jam cuma sampai Rp 2.000, kalau di Jepang 15 menit sampai setengah hari dengan biaya rata-rata sekitar 500 Yen (sekitar 50.000 rupiah) untuk 15 menit dan 1500 Yen (150 ribu rupiah) untuk 7-9 jam.Oh, My God bisa kere mendadak kalo saya ngenet di sana DX. Lalu perbedaan yang kedua adalah kecepatan internet di Jepang jauuhh lebih cepet daripada di Indonesia,rata-rata kecepatan internet di jepang saat ini minimal 10 Mbps! Selain itu warnet atau internet cafe di sana itu gk hanya untuk internetan doang kayak di Indonesia.Tapi juga biasanya kita bisa membaca buku komik (manga) secara gratis dengan koleksinya yang lumayan banyak.Dan bicara mengenai tempat itu sendiri, mereka biasanya membaginya dalam 2 bagian yaitu ruangan terbuka dan ruangan tertutup untuk privasi dengan bentuk bilik-bilik kotak (cubicles).Dan tergantung permintaan, kita bisa memilih untuk satu bilik bisa diisi 1 orang, 2 orang atau lebih dari 2 orang.Dan kadang, mereka juga menyiapkan 2 komputer dalam satu bilik.Sebagian besar bilik tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai macam alat, mulai dari komputer itu sendiri, webcam, mic dan juga TV untuk menonton. Bagi perokok, mereka juga menyediakan tempat khusus. Walaupun sedikit mahal untuk ber-internetan di sini, ada satu hal yang lumayan membuat kita sedikit senang yaitu kita bisa minum sepuasnya sampai kembung karena biasanya mereka mempunyai satu tempat untuk menyediakan berbagai macam minuman dan untuk makanan kecil, harus bayar sih.Terakhir, bicara soal kebutuhan, belakangan ini ternyata internet cafe di jepang tidak sekedar untuk internet tetapi juga sebagai tempat tidur bagi orang-orang tertentu seperti pekerja paruh waktu atau sama seperti Love Hotels digunakan juga untuk tempat untuk bermalam bagi orang yang sudah ketinggalan kereta.Alasannya sama saja dengan Love Hotels, yaitu internet cafe jauh lebih murah dibandingkan dengan mereka menginap di hotel, ditambah selain bisa tidur, mereka juga bisa internetan, baca komik (manga), mandi air hangat (ada kamarmandi tetapi harus bayar biasanya) bahkan minum sampai kembung.Satu hal yang sebenarnya sekarang menjadi masalah tersendiri bagi pemerintah di jepang seiring dengan meningkatnya pengganguran dan juga orang yang mendadak tidak punya tempat tinggal (homeless) adalah keberadaan internet cafe sudah mulai berubah fungsi sebagai rumah sementara bagi mereka yang tidak punya tempat tinggal. Hemmm.... keren juga! Sesuai deh ama harganya yang mahal ya. Jangan-jangan gak sembarang anak kecil bisa ngenet di sana kayak di Indonesia.
Oh, iya! Kalau mau tahu warnet ala Jepang, lihat aja gambar-gambarnya di bawah.
Selain itu, tadi udah dibilang Internet Cafe di sana juga menyewa manga(komik) kan? Nah, seperti ini suasananya :D
Source : lovelymonday.com dengan sedikit pengubahan
Ungkapan Istilah Bulan Ramadhan di Jepang
Yohoooo... akhirnya saya libur sekolah untuk bulan suci ramadhan ini jadi saya sempatkan untuk kembali mengepost sesuatu yang berharga di sini. Hoho... karena saya suka banget sama Jepang, jadi saya akan kembali mengepost yang berbau Negri Sakura itulah. Sekarang kan bulan ramadhan di seluruh dunia, begitu pula di Jepang. Nah, Agama Islam itu merupakan agama minoritas di Jepang, orang muslim Jepang biasanya mereka berkumpul di Mesjid-mesjid yang ada di Tokyo dan Kobe. Yep, di sana ada suatu komunitas muslim Jepang Tokyo & Kobe. Biasanya, kalo ngadain acara-acara keislaman gitu atau shalat, pengajian, ceramah dll ya letaknya di situ. Btw, mau tau gk istilah-istilah yang berhubungan ama bulan ramadhan di Jepang? Mau tau? Tarik scroll-mu ke bawah XD DOZO!!!
UNGKAPAN ISTILAH PUASA RAMADHAN
(DIAMBIL DARI KOMUNITAS MUSLIM TOKYO & KOBE)
* Ramadan = Ramadhan
ラマダン
* Shinsei na tsuki = Bulan suci
しんせいな つき
* Danjiki = Puasa
だんじき
* Inori = Doa
いのり
* Tarawih reihai = Sholat tarawih
たらウイーれいはい
* Yashoku = Makan sahur
やしょく
* Danjiki ake = Buka puasa / berbuka
だんじき あけ
* Kisha = Zakat
きしゃ
* Jouzai = Zakat
じょうざい
* Iduru Fituri = Idul Fitri
イドゥル フィトゥリ
# UCAPAN
# はなし
Ramadan omedetou gozaimasu = Selamat Ramadhan
ラマダ ン おめでとう ございます
Iduru Fituri omedetou gozaimasu = Selamat Idul Fitri
イhドゥル。フィトゥリ おめでとう ござい ます
Shinshin tomoni oyurushi kudasai = Mohon maaf lahir dan bathin
しんし んともに おゆるしください
Yup, cuma segitu dulu sih dapetnya hehe. Kebetulan nemu di Facebook YUI Media nih. Okelah, karena sekarang bulan ramadhan, biarlah saya mengucapkan pada kalian semua " Ramadan Omedeto Gozaimazu " :D
UNGKAPAN ISTILAH PUASA RAMADHAN
(DIAMBIL DARI KOMUNITAS MUSLIM TOKYO & KOBE)
* Ramadan = Ramadhan
ラマダン
* Shinsei na tsuki = Bulan suci
しんせいな つき
* Danjiki = Puasa
だんじき
* Inori = Doa
いのり
* Tarawih reihai = Sholat tarawih
たらウイーれいはい
* Yashoku = Makan sahur
やしょく
* Danjiki ake = Buka puasa / berbuka
だんじき あけ
* Kisha = Zakat
きしゃ
* Jouzai = Zakat
じょうざい
* Iduru Fituri = Idul Fitri
イドゥル フィトゥリ
# UCAPAN
# はなし
Ramadan omedetou gozaimasu = Selamat Ramadhan
ラマダ ン おめでとう ございます
Iduru Fituri omedetou gozaimasu = Selamat Idul Fitri
イhドゥル。フィトゥリ おめでとう ござい ます
Shinshin tomoni oyurushi kudasai = Mohon maaf lahir dan bathin
しんし んともに おゆるしください
Yup, cuma segitu dulu sih dapetnya hehe. Kebetulan nemu di Facebook YUI Media nih. Okelah, karena sekarang bulan ramadhan, biarlah saya mengucapkan pada kalian semua " Ramadan Omedeto Gozaimazu " :D
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamis, 08 September 2011
Uniknya Dorama Jepang
Minna-san! Balik lagi setelah lama ngilang. Kali ini mau ngepost tentang yang berbau Jepang lagi nih. Mumpung saya ingat plus mumpung saya suka banget. Karena gk ada bahan obrolan jadilah sekarang kita butuh sedikit hiburan. Dorama Jepang, yup itu sebutan untuk drama di Jepang. Jangan salah, Dorama Jepang itu beda ama sinetron Indonesia atau bahkan Drama Korea yang sekarang lagi nge-trend seiring tumbuhnya Hallyu Waves (Korean Waves). Tapi, untuk soal Hallyu saya sendiri gk begitu tertarik, mungkin karena udah duluan jatuh cinta ama Negri Sakura ya (-,-"). Mau tahu keunikan Dorama Jepang yang jarang dimiliki atau bahkan gk dimiliki ama sinetron Indonesia dan Drama Korea? Baca saja XD
- Sistem penayangan dorama itu beda sama sistem penayangan sinetron Indonesia. Kalau Indonesia kan stripping alias tayang setiap hari. Apalagi kalo sinetron-nya panjang banget tuh episode. Nah, kalau Dorama Jepang biasanya untuk 1 judul dorama itu tayang 1 pekan (minggu) sekali so gak ganggu kehidupan nyata biarpun kita ketagihan sama tuh dorama.
- Satu season dorama biasanya 5-12 episode. Beda ama sinetron Indonesia yang panjang kali lebar, untuk drama korea sih sebenarnya ada juga yang gak panjang-panjang amat tapi untuk ukuran drama korea pendek biasanya episode 13 itu termasuk pendek banget ceritanya, sedangkan drama korea lain banyak juga yang episode-nya sampai ratusan kayak Indonesia. Nah, dorama gak ada tuh yang episode-nya panjang kali lebar.
- Btw, tau FTV kan? Itu tuh sinetron yang langsung kelar yang sering muncul di salah satu channel TV swasta Indonesia. Di Jepang juga ada dorama yang seperti itu, tapi di sana namanya tanpatsu. Dengan kata lain dorama tanpatsu adalah dorama yang langsung kelar.
- Dorama biasanya baru tayang di TV Jepang kalau pembuatan alias syuting-nya udah kelar. So, biarpun lagi tayang di TV tetep gak ada perubahan cerita atau perpanjangan episode, dengan begitu biarpun dorama yang tayang rating-nya sedikit tetapi tidak ribet karena masalah produksi udah selesai sejak awal. Tapi, kayaknya ada juga tuh dorama yang penayangan di TV juga masih dalam masa syuting.
- Kalau rating dorama yang ditayangkan bagus, biasanya bakal dibuat season kedua-nya contohnya kayak dorama favorit saya "Bloody Monday" yang dibintangi oleh aktor Haruma Miura. Dorama tahun 2008-2009 itu laris manis, so tahun 2011 bulan berapa saya lupa telah dibuat season keduanya. Haha... tapi penayangan season kedua dari dorama yang telah ada biasanya dibuat 1-2 tahun kemudian. Maksudnya biar penonton kangen, mau nunggu dengan sabar sehingga ketika season kedua telah tayang, ratingnya juga bagus.
- Btw soal season dorama, biasanya dorama cuma sampai tayang 2 season. Kalaupun ada yang sampai 3 season kayak dorama "Gokusen" yang terkenal banget itu gara-gara aktor-aktor dan aktrisnya yang menurutku oke karena juga rating-nya bikin heboh, so yang memproduksi cari untung dunk XD
- Episode dorama tuh dikit-dikit bahkan jauh lebih dikit daripada drama korea. Otomatis alurnya cepat, cerita to the point, biarpun langsung kena poin tetep sukses bikin orang penasaran. Baru 30 menit tayang aja kadang udah bikin blak-blakan penonton alias tertegun, alias terpesona, alias penasaran, alias tertarik, alias nyesek alias TERHIBUR *lebay amat*
- Di Jepang itu kan ada empat musim. So, dorama-dorama yang diproduksi itu biasanya sesuai dengan musimnya. Misal, ada dorama musim semi yang khusus tayang dimusim semi, lalu ada dorama musim panas, dorama musim gugur dan dorama winter. Kayak anime gitu, tayang pake jadwal musim. Biasanya nih dorama yang tayang dimusim panas itu bertema "serem-sereman alias hantu gitu".
- Dalam satu musim, dorama yang tayang gak hanya satu. Tapi ada beberapa. Nah, biasanya dalam tiap dorama yang tayang pada satu musim itu hampir tidak ada pemain yang bermain dorama yang sama dalam satu musim yang sama. Kalau kamu nonton dorama di Jepang, misal dorama musim panas, coba aja kamu lihat antara dorama yang satu dengan yang lain pasti pemainnya pada gak sama (aktor ama aktris-nya berbeda-beda). Hal ini sengaja dilakukan agar gak ada kerancuan karakter.
- Kamu nonton dorama pasti bakal mudah nemuin pesan moral dalam dorama itu. Yap, soalnya dorama lebih mementingkan unsur nilai pendidikan baik IPTEK maupun nilai-nilai moral. Gak hanya sekedar hiburan yang bikin orang stress sendiri nontonnya saking serius ngikutin alurnya yang gak jelas. So, beda sama Indo punya. Ynag membedakan dorama ama drama korea dari segi ini adalah, kalau dorama lebih mementingkan unsur nilai pendidikan dan pesan moral, drama korea lebih mengarah dan mementingkan murni entertainment.
- Gak semua dorama bakal berakhir happy ending kayak cerita-cerita animasi Disney. Banyak juga dorama yang ending-nya sedih, angsty, dan bahkan kadang walaupun tuh dorama udah ending tetep aja bikin penonton penasaran karena endingnya masih misterius alias gak kelar-kelar amat kayak dorama "Bloody Monday" dan "Hidarime Tantei Eye". Sengaja sih dibuat kayak gitu, so ntar kalau rating-nya bagus bisa dibuat season keduanya, agar season kedua itu ceritanya masih nyambung ama season kesatunya biar gak ngalor ngidul gitu kesannya.
- Tau kan kalo Jepang itu juga rajanya komik. Kalo di Jepang sih, komik namanya manga. Nah, 80% dorama itu diadaptasi dari manga. So, genre-genre atau tema yang ada pada dorama itu lebih bervariasi daripada sinetron Indonesia atau drama korea. Karena variasi tema-tema dorama itu membuat penonton dorama yang satu dengan yang lain benar-benar terhibur karena ceritanya tidak membosankan dan tidak monoton.
- Untuk syuting dorama yang bergenre khusus seperti terorisme, medis dan olahraga melibatkan orang-orang ahli atau pro dibidangnya. Sehingga dorama itu tetap logis dan factual. Gak sembarang main imajinasi.
- Dorama itu dibuat sedetail mungkin walaupun hanya untuk dorama bertema humor/parody yang terkesan konyol. Hal itu dilakukan agar benar-benar memuaskan penonton dan bisa membuat penonton tergelak dan tertawa. Tahu dorama "Hana zakari no kimi tachi E" alias disingkat "Hana Kimi"? Nah, yang pernah nonton itu disalah satu channel TV swasta Indonesia gimana menurut kalian? Konyol bukan? Biarpun kadang terkesan lebay tetapi benar-benar sanggup membuat penonton tertawa sampai sakit perut dan itu juga dialami oleh saya. Nah, itu salah satu hasil dari serius-nya pembuatan dorama secara mendetail itu, output-nya memuaskan.
- Mungkin buat kalian yang pertama kali nonton dorama bakal berkomentar "Ah, apaan tuh aktor/aktris-nya! Mukanya gak cakep-cakep amat. Pede amat tuh mainnya, muka biasa aja!" Aha, jujur saja teman saya juga begitu. Tapi, biarpun sejelek apapun tampang pemainnya juga sukses jatuh cinta sama tuh dorama karena memang dorama itu ceritanya memuaskan XD. Kalau kalian tanya hal itu, biasalah. Pemain-pemainnya memang biasanya selalu tampil natural dari segi make up. Gak terlalu berlebihan. Dari segi akting-nya juga kadang natural jadinya ngeliatnya enak. Kalaupun ada yang dibuat-buat (biasanya pada dorama komedi nih) kadang emang kesannya lebay tapi justru bisa bikin tertawa XD
- Sistem penayangan dorama itu beda sama sistem penayangan sinetron Indonesia. Kalau Indonesia kan stripping alias tayang setiap hari. Apalagi kalo sinetron-nya panjang banget tuh episode. Nah, kalau Dorama Jepang biasanya untuk 1 judul dorama itu tayang 1 pekan (minggu) sekali so gak ganggu kehidupan nyata biarpun kita ketagihan sama tuh dorama.
- Satu season dorama biasanya 5-12 episode. Beda ama sinetron Indonesia yang panjang kali lebar, untuk drama korea sih sebenarnya ada juga yang gak panjang-panjang amat tapi untuk ukuran drama korea pendek biasanya episode 13 itu termasuk pendek banget ceritanya, sedangkan drama korea lain banyak juga yang episode-nya sampai ratusan kayak Indonesia. Nah, dorama gak ada tuh yang episode-nya panjang kali lebar.
- Btw, tau FTV kan? Itu tuh sinetron yang langsung kelar yang sering muncul di salah satu channel TV swasta Indonesia. Di Jepang juga ada dorama yang seperti itu, tapi di sana namanya tanpatsu. Dengan kata lain dorama tanpatsu adalah dorama yang langsung kelar.
- Dorama biasanya baru tayang di TV Jepang kalau pembuatan alias syuting-nya udah kelar. So, biarpun lagi tayang di TV tetep gak ada perubahan cerita atau perpanjangan episode, dengan begitu biarpun dorama yang tayang rating-nya sedikit tetapi tidak ribet karena masalah produksi udah selesai sejak awal. Tapi, kayaknya ada juga tuh dorama yang penayangan di TV juga masih dalam masa syuting.
- Kalau rating dorama yang ditayangkan bagus, biasanya bakal dibuat season kedua-nya contohnya kayak dorama favorit saya "Bloody Monday" yang dibintangi oleh aktor Haruma Miura. Dorama tahun 2008-2009 itu laris manis, so tahun 2011 bulan berapa saya lupa telah dibuat season keduanya. Haha... tapi penayangan season kedua dari dorama yang telah ada biasanya dibuat 1-2 tahun kemudian. Maksudnya biar penonton kangen, mau nunggu dengan sabar sehingga ketika season kedua telah tayang, ratingnya juga bagus.
- Btw soal season dorama, biasanya dorama cuma sampai tayang 2 season. Kalaupun ada yang sampai 3 season kayak dorama "Gokusen" yang terkenal banget itu gara-gara aktor-aktor dan aktrisnya yang menurutku oke karena juga rating-nya bikin heboh, so yang memproduksi cari untung dunk XD
- Episode dorama tuh dikit-dikit bahkan jauh lebih dikit daripada drama korea. Otomatis alurnya cepat, cerita to the point, biarpun langsung kena poin tetep sukses bikin orang penasaran. Baru 30 menit tayang aja kadang udah bikin blak-blakan penonton alias tertegun, alias terpesona, alias penasaran, alias tertarik, alias nyesek alias TERHIBUR *lebay amat*
- Di Jepang itu kan ada empat musim. So, dorama-dorama yang diproduksi itu biasanya sesuai dengan musimnya. Misal, ada dorama musim semi yang khusus tayang dimusim semi, lalu ada dorama musim panas, dorama musim gugur dan dorama winter. Kayak anime gitu, tayang pake jadwal musim. Biasanya nih dorama yang tayang dimusim panas itu bertema "serem-sereman alias hantu gitu".
- Dalam satu musim, dorama yang tayang gak hanya satu. Tapi ada beberapa. Nah, biasanya dalam tiap dorama yang tayang pada satu musim itu hampir tidak ada pemain yang bermain dorama yang sama dalam satu musim yang sama. Kalau kamu nonton dorama di Jepang, misal dorama musim panas, coba aja kamu lihat antara dorama yang satu dengan yang lain pasti pemainnya pada gak sama (aktor ama aktris-nya berbeda-beda). Hal ini sengaja dilakukan agar gak ada kerancuan karakter.
- Kamu nonton dorama pasti bakal mudah nemuin pesan moral dalam dorama itu. Yap, soalnya dorama lebih mementingkan unsur nilai pendidikan baik IPTEK maupun nilai-nilai moral. Gak hanya sekedar hiburan yang bikin orang stress sendiri nontonnya saking serius ngikutin alurnya yang gak jelas. So, beda sama Indo punya. Ynag membedakan dorama ama drama korea dari segi ini adalah, kalau dorama lebih mementingkan unsur nilai pendidikan dan pesan moral, drama korea lebih mengarah dan mementingkan murni entertainment.
- Gak semua dorama bakal berakhir happy ending kayak cerita-cerita animasi Disney. Banyak juga dorama yang ending-nya sedih, angsty, dan bahkan kadang walaupun tuh dorama udah ending tetep aja bikin penonton penasaran karena endingnya masih misterius alias gak kelar-kelar amat kayak dorama "Bloody Monday" dan "Hidarime Tantei Eye". Sengaja sih dibuat kayak gitu, so ntar kalau rating-nya bagus bisa dibuat season keduanya, agar season kedua itu ceritanya masih nyambung ama season kesatunya biar gak ngalor ngidul gitu kesannya.
- Tau kan kalo Jepang itu juga rajanya komik. Kalo di Jepang sih, komik namanya manga. Nah, 80% dorama itu diadaptasi dari manga. So, genre-genre atau tema yang ada pada dorama itu lebih bervariasi daripada sinetron Indonesia atau drama korea. Karena variasi tema-tema dorama itu membuat penonton dorama yang satu dengan yang lain benar-benar terhibur karena ceritanya tidak membosankan dan tidak monoton.
- Untuk syuting dorama yang bergenre khusus seperti terorisme, medis dan olahraga melibatkan orang-orang ahli atau pro dibidangnya. Sehingga dorama itu tetap logis dan factual. Gak sembarang main imajinasi.
- Dorama itu dibuat sedetail mungkin walaupun hanya untuk dorama bertema humor/parody yang terkesan konyol. Hal itu dilakukan agar benar-benar memuaskan penonton dan bisa membuat penonton tergelak dan tertawa. Tahu dorama "Hana zakari no kimi tachi E" alias disingkat "Hana Kimi"? Nah, yang pernah nonton itu disalah satu channel TV swasta Indonesia gimana menurut kalian? Konyol bukan? Biarpun kadang terkesan lebay tetapi benar-benar sanggup membuat penonton tertawa sampai sakit perut dan itu juga dialami oleh saya. Nah, itu salah satu hasil dari serius-nya pembuatan dorama secara mendetail itu, output-nya memuaskan.
- Mungkin buat kalian yang pertama kali nonton dorama bakal berkomentar "Ah, apaan tuh aktor/aktris-nya! Mukanya gak cakep-cakep amat. Pede amat tuh mainnya, muka biasa aja!" Aha, jujur saja teman saya juga begitu. Tapi, biarpun sejelek apapun tampang pemainnya juga sukses jatuh cinta sama tuh dorama karena memang dorama itu ceritanya memuaskan XD. Kalau kalian tanya hal itu, biasalah. Pemain-pemainnya memang biasanya selalu tampil natural dari segi make up. Gak terlalu berlebihan. Dari segi akting-nya juga kadang natural jadinya ngeliatnya enak. Kalaupun ada yang dibuat-buat (biasanya pada dorama komedi nih) kadang emang kesannya lebay tapi justru bisa bikin tertawa XD
Senin, 22 Agustus 2011
Warnet Ala Jepang
Teman-teman pasti tahu warnet kan? Yup, warnet merupakan singkatan dari warung internet. Nah, kalo soal warnet itu di Indonesia pastinya udah banyak banget lha ya menjamur di mana-mana. Siapa tahu juga diantara pembaca ini sekarang ada yang lagi ngenet di warnet hehe... :D kali ini saya akan menguraikan mengenai warnet di Negri Sakura (JEPANG!!!) Yep, Jepang lagi! Hehe, di Jepang kan juga ada warnet ya walau hampir seluruh rumah di sana udah punya koneksi internet sendiri tapi warnet di sana juga banyak loh! Tapi, warnet di Jepang sama di Indonesia beda loh! Apa bedanya? Yap, mulai dari harga! Harga untuk ngenet di warnet Jepang itu lebih mahal daripada di Indonesia. Kalau di Indonesia biasanya 1 jam cuma sampai Rp 2.000, kalau di Jepang 15 menit sampai setengah hari dengan biaya rata-rata sekitar 500 Yen (sekitar 50.000 rupiah) untuk 15 menit dan 1500 Yen (150 ribu rupiah) untuk 7-9 jam.Oh, My God bisa kere mendadak kalo saya ngenet di sana DX. Lalu perbedaan yang kedua adalah kecepatan internet di Jepang jauuhh lebih cepet daripada di Indonesia,rata-rata kecepatan internet di jepang saat ini minimal 10 Mbps! Selain itu warnet atau internet cafe di sana itu gk hanya untuk internetan doang kayak di Indonesia.Tapi juga biasanya kita bisa membaca buku komik (manga) secara gratis dengan koleksinya yang lumayan banyak.Dan bicara mengenai tempat itu sendiri, mereka biasanya membaginya dalam 2 bagian yaitu ruangan terbuka dan ruangan tertutup untuk privasi dengan bentuk bilik-bilik kotak (cubicles).Dan tergantung permintaan, kita bisa memilih untuk satu bilik bisa diisi 1 orang, 2 orang atau lebih dari 2 orang.Dan kadang, mereka juga menyiapkan 2 komputer dalam satu bilik.Sebagian besar bilik tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai macam alat, mulai dari komputer itu sendiri, webcam, mic dan juga TV untuk menonton. Bagi perokok, mereka juga menyediakan tempat khusus. Walaupun sedikit mahal untuk ber-internetan di sini, ada satu hal yang lumayan membuat kita sedikit senang yaitu kita bisa minum sepuasnya sampai kembung karena biasanya mereka mempunyai satu tempat untuk menyediakan berbagai macam minuman dan untuk makanan kecil, harus bayar sih.Terakhir, bicara soal kebutuhan, belakangan ini ternyata internet cafe di jepang tidak sekedar untuk internet tetapi juga sebagai tempat tidur bagi orang-orang tertentu seperti pekerja paruh waktu atau sama seperti Love Hotels digunakan juga untuk tempat untuk bermalam bagi orang yang sudah ketinggalan kereta.Alasannya sama saja dengan Love Hotels, yaitu internet cafe jauh lebih murah dibandingkan dengan mereka menginap di hotel, ditambah selain bisa tidur, mereka juga bisa internetan, baca komik (manga), mandi air hangat (ada kamarmandi tetapi harus bayar biasanya) bahkan minum sampai kembung.Satu hal yang sebenarnya sekarang menjadi masalah tersendiri bagi pemerintah di jepang seiring dengan meningkatnya pengganguran dan juga orang yang mendadak tidak punya tempat tinggal (homeless) adalah keberadaan internet cafe sudah mulai berubah fungsi sebagai rumah sementara bagi mereka yang tidak punya tempat tinggal. Hemmm.... keren juga! Sesuai deh ama harganya yang mahal ya. Jangan-jangan gak sembarang anak kecil bisa ngenet di sana kayak di Indonesia.
Oh, iya! Kalau mau tahu warnet ala Jepang, lihat aja gambar-gambarnya di bawah.
Selain itu, tadi udah dibilang Internet Cafe di sana juga menyewa manga(komik) kan? Nah, seperti ini suasananya :D
Source : lovelymonday.com dengan sedikit pengubahan
Ungkapan Istilah Bulan Ramadhan di Jepang
Yohoooo... akhirnya saya libur sekolah untuk bulan suci ramadhan ini jadi saya sempatkan untuk kembali mengepost sesuatu yang berharga di sini. Hoho... karena saya suka banget sama Jepang, jadi saya akan kembali mengepost yang berbau Negri Sakura itulah. Sekarang kan bulan ramadhan di seluruh dunia, begitu pula di Jepang. Nah, Agama Islam itu merupakan agama minoritas di Jepang, orang muslim Jepang biasanya mereka berkumpul di Mesjid-mesjid yang ada di Tokyo dan Kobe. Yep, di sana ada suatu komunitas muslim Jepang Tokyo & Kobe. Biasanya, kalo ngadain acara-acara keislaman gitu atau shalat, pengajian, ceramah dll ya letaknya di situ. Btw, mau tau gk istilah-istilah yang berhubungan ama bulan ramadhan di Jepang? Mau tau? Tarik scroll-mu ke bawah XD DOZO!!!
UNGKAPAN ISTILAH PUASA RAMADHAN
(DIAMBIL DARI KOMUNITAS MUSLIM TOKYO & KOBE)
* Ramadan = Ramadhan
ラマダン
* Shinsei na tsuki = Bulan suci
しんせいな つき
* Danjiki = Puasa
だんじき
* Inori = Doa
いのり
* Tarawih reihai = Sholat tarawih
たらウイーれいはい
* Yashoku = Makan sahur
やしょく
* Danjiki ake = Buka puasa / berbuka
だんじき あけ
* Kisha = Zakat
きしゃ
* Jouzai = Zakat
じょうざい
* Iduru Fituri = Idul Fitri
イドゥル フィトゥリ
# UCAPAN
# はなし
Ramadan omedetou gozaimasu = Selamat Ramadhan
ラマダ ン おめでとう ございます
Iduru Fituri omedetou gozaimasu = Selamat Idul Fitri
イhドゥル。フィトゥリ おめでとう ござい ます
Shinshin tomoni oyurushi kudasai = Mohon maaf lahir dan bathin
しんし んともに おゆるしください
Yup, cuma segitu dulu sih dapetnya hehe. Kebetulan nemu di Facebook YUI Media nih. Okelah, karena sekarang bulan ramadhan, biarlah saya mengucapkan pada kalian semua " Ramadan Omedeto Gozaimazu " :D
UNGKAPAN ISTILAH PUASA RAMADHAN
(DIAMBIL DARI KOMUNITAS MUSLIM TOKYO & KOBE)
* Ramadan = Ramadhan
ラマダン
* Shinsei na tsuki = Bulan suci
しんせいな つき
* Danjiki = Puasa
だんじき
* Inori = Doa
いのり
* Tarawih reihai = Sholat tarawih
たらウイーれいはい
* Yashoku = Makan sahur
やしょく
* Danjiki ake = Buka puasa / berbuka
だんじき あけ
* Kisha = Zakat
きしゃ
* Jouzai = Zakat
じょうざい
* Iduru Fituri = Idul Fitri
イドゥル フィトゥリ
# UCAPAN
# はなし
Ramadan omedetou gozaimasu = Selamat Ramadhan
ラマダ ン おめでとう ございます
Iduru Fituri omedetou gozaimasu = Selamat Idul Fitri
イhドゥル。フィトゥリ おめでとう ござい ます
Shinshin tomoni oyurushi kudasai = Mohon maaf lahir dan bathin
しんし んともに おゆるしください
Yup, cuma segitu dulu sih dapetnya hehe. Kebetulan nemu di Facebook YUI Media nih. Okelah, karena sekarang bulan ramadhan, biarlah saya mengucapkan pada kalian semua " Ramadan Omedeto Gozaimazu " :D
Langganan:
Postingan (Atom)
